"Aku Adalah Saksi Keislaman Jokowi"
Presiden Joko Widodo dalam acara konvensi nasional relawan Galang Kemajuan (GK) (setkab)
Merahputih.com - Anggota Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari membantah jika dirinya dikaitkan dengan dugaan penyebaran isu kedekatan Presiden Jokowi dengan PKI.
Justru, Politisi PKS ini menegaskan bahwa dirinya adalah saksi keislaman Jokowi.
"Yang benar aku adalah saksi keislaman Jokowi," kata Abdul Kharis saat dikonfirmasi, Senin (9/4).
Sebelumnya, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan yang kerap menyerang Jokowi dengan isu tak benar merupakan sahabat kecil Jokowi.
"Saya setuju jika presiden merasa jengkel. Itu kan merupakan temannya beliau (presiden) dari kecil," kata Luhut saat ditanya tanggapan soal pidato Presiden yang berapi-api di acara relawan Galang Kemajuan (GK) di Puri Begawan, Bogor, Jabar, Sabtu (7/4).
Menurut Luhut, teman masa kecil Jokowi yang sering solat Jumat bareng itu seharusnya tidak perlu lagi meragukan tingkat keislaman Kepala Negara. "Makanya aneh meragukan keislaman presiden," ucap Luhut, dilansir dari jawapos.com.
Sosok yang dirujuk Luhut itu adalah Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari politikus dari PKS. Diketahui, Abdul Kharis merupakan anggota DPR dari dapil V Jateng, alamat rumah di Laweyan, Solo. Sebelum berkecimpung di dunia politik, Abdul Kharis merupakan dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Sejak kecil Jokowi selalu melaksanakan salat Jumat bersama-sama dengan politisi PKS itu, karena rumah Jokowi dan Abdul tidak berada jauh dari masjid tempat biasa salat Jumat. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro