Akhir Tragis Sang Pelukis Naturalis

Luhung SaptoLuhung Sapto - Sabtu, 23 April 2016
Akhir Tragis Sang Pelukis Naturalis

Kamar Tidur Basoeki Abdullah . (Foto MerahPutih/Muchamad Yani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Basoeki Abdullah adalah salah satu pelukis terbaik Indonesia yang melahirkan karya-karya masterpiece dan mendunia. Kehidupan Basoeki harus berakhir tragis, nyawanya melayang di tangan perampok yang menyatroni rumahnya. 

Basoeki dilahirkan di Surakarta pada 27 Januari 1915. Ia adalah putra pelukis dan penari Abdullah Suriosubroto sementara kakeknya adalah pahlawan nasional Dr Wahidin Sudirohusodo.

Sejak belia, Basoeki sudah gemar melukis. Alirannya realis dan naturalis. Dia adalah pelukis potret yang sering melukis wajah pemimpin dunia dan orang terkenal. Salah satu karya terbaiknya adalah lukisan Ratu Juliana yang tersimpan di Istana Kerajaan Belanda sedangkan yang ada di Museum Basoeki Abdullah adalah lukisan repro.

Kamar tidur Basoeki adalah salah satu ruangan yang tidak bisa dilewatkan pengunjung museum. Di sinilah pria yang memiliki ciri khas memakai topi baret dan kacamata hitam itu dihabisi. 

Pada 5 November 1993 menjadi hari terakhir Basoeki menghirup udara. Ia tewas dibunuh dengan menggunakan senapan miliknya.

Kala itu perampok menyatroni kediaman sang pelukis. Perampok itu panik saat mendapati Basoeki memergoki aksinya. Sebuah pukulan popor senapan mengakhiri hidup pria flamboyan itu.   

Di ruangan kamar tidur terdapat salib, lukisan dan patung Yesus Kristus dan Bunda Maria. Buku-buku dan alkitab diletakkan di meja bundar. Menurut Erwin posisi tempat tidur, kursi, lemari hingga buku-buku di ruangan ini masih sama seperti aslinya. 

"Barang-barang di ruangan ini posisinya masih sama seperti saat beliau masih hidup," ucap Erwin, pemandu museum yang menemani merahputih.com, Jumat (22/4).

Total ada 720 barang pribadi dan 3.000 koleksi buku dan majalah yang tersimpan di museum ini. Museum dibuka setiap hari kecuali Senin dan hari libur nasional. Jam operasional dari jam 9:00 WIB sampai jam 16:00 WIB kecuali Sabtu dan Minggu sampai jam 15:00 WIB. Harga karcis masuk Rp2.000 untuk orang dewasa dan Rp1.000 untuk anak-anak. (Yni)

BACA JUGA:

  1. Museum Basoeki Abdullah Saksi Bisu Kejayaan Sang Maestro
  2. Dari Seorang Dokter Kesehatan Jiwa Terwujud Museum Wayang
  3. Museum Wayang Kakayon dan Koleksi
  4. Kenali Tokoh Pewayangan Nusantara di Museum Wayang Kakayon
  5. Museum Gunung Merapi Wisata Edukasi di Yogyakarta

 

#Pelukis #Seniman #Pembunuhan Sadis #Kawasan Cilandak #Basuki Abdullah #Museum Basoeki Abdullah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
Seniman bunyi asal Samarinda, Theo Nugraha, terlibat dalam album 'Prosthetic Reality' bersama Iggor Cavalera dan sejumlah nama musik ekstrem dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
Fun
TERASI 2026 Perluas Ruang Seni Inklusif, Gandeng Seniman Disabilitas dan Penyintas Kanker
TERASI 2026 digelar 13-17 Agustus di Jakarta dengan melibatkan seniman disabilitas, penyintas kanker, dan 60 ilustrator lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 Agustus 2026
TERASI 2026 Perluas Ruang Seni Inklusif, Gandeng Seniman Disabilitas dan Penyintas Kanker
Indonesia
Pesan WA Picu Pembunuhan Sadis Wanita di Jakbar, Pelaku Cemburu Gelap Mata
Polisi ungkap motif pembunuhan wanita di kontrakan Jakbar. Pelaku berinisial E cemburu setelah korban mendapati pesan WhatsApp dari wanita lain. Korban dipukul palu hingga tewas, pelaku ditangkap di Cilandak.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Pesan WA Picu Pembunuhan Sadis Wanita di Jakbar, Pelaku Cemburu Gelap Mata
Indonesia
Kebakaran Hebat Lapak Pemulung Cilandak, Api dari Bakaran Sampah Ditinggal Tidur
apak pemulung di Cipete, Jakarta Selatan, terbakar hebat akibat sampah yang ditinggal membara. 48 personel damkar dikerahkan, 100 meter persegi area hangus, kerugian Rp10 juta.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Kebakaran Hebat Lapak Pemulung Cilandak, Api dari Bakaran Sampah Ditinggal Tidur
Indonesia
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Foto terkini pascapenangkapan yang didapat Merahputih.com memperlihatkan perubahan mencolok pada penampilan fisik Taufik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
ShowBiz
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
Sunyiruri dan Figura Renata resmi merilis EP kolaboratif 'Menyanyikan Usman Arrumy'. Menginterpretasikan puisi-puisi Usman Arrumy di lima lagu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
Fun
Ajang Artwork 'Scream of The Sirens' Ajak Seniman Suarakan Ekspresi Lewat Karya
Lawless Jakarta dan Magnumotion menggelar kompetisi seni Scream of The Sirens dengan total hadiah Rp50 juta, iPad Pro, dan peluang magang bagi peserta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Ajang Artwork 'Scream of The Sirens' Ajak Seniman Suarakan Ekspresi Lewat Karya
ShowBiz
Lewat Visual Surealis, Marishka Soerkarna Hidupkan Atmosfer Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 menggandeng seniman visual Marishka Soerkarna untuk merumuskan konsep artistik festival melalui pendekatan visual yang sarat emosi dan refleksi sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Lewat Visual Surealis, Marishka Soerkarna Hidupkan Atmosfer Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Synchronize Festival 2026 Gandeng Marishka Soekarna untuk Rancang Identitas Visual
Synchronize Festival 2026 menggandeng seniman multidisiplin Marishka Soekarna untuk merancang identitas visual festival. Simak profil dan konsep visual yang diusung.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Synchronize Festival 2026 Gandeng Marishka Soekarna untuk Rancang Identitas Visual
Indonesia
Geger Mayat Bayi dalam Tong Sampah di Haji Nawi Jaksel, Kronologis Lengkap Versi Saksi Mata
Saksi awalnya curiga dengan tas tersebut dan menusukkannya menggunakan kayu sebelum akhirnya memastikan isi di dalamnya mayat bayi.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
Geger Mayat Bayi dalam Tong Sampah di Haji Nawi Jaksel, Kronologis Lengkap Versi Saksi Mata
Bagikan