Air Rebusan Selada Atasi Insomnia?
Benarkah selada mampu mengtasi insomnia? (Foto: Unsplash/PetrMagera)
VIRAL di media sosial Tik Tok, penggunanya melakukan eksperimen dengan menggunakan sayur selada atau lettuce yang diklaim dapat membuat ngantuk. Cara yang mereka lakukan yakni dengan merebus daun selada kemudian air sisa rebusannya di minum.
Dilansir dari laman Newsweek, berdasarkan hasil studi di 2017 menyebutkan bahwa Lettuce atau nama ilmiahnya Lactuca Sativa ini memiliki kandungan sedatif yang efeknya berpengaruh pada tikus. Selada dijadikan sebagai
ramuan obat herbal tradisional yang memiliki sifat sedatif-hipnotis.
Baca Juga:
Kenapa Makanan Mewah Sering Dihidangkan dalam Porsi Kecil? Ini Jawabannya
Walaupun, masih ada orang yang berargumen bahwa selada terutama romaine merupakan sumber yang dapat membuat orang tertidur. Kemudian polifenol memiliki kandungan antioksidan. Namun, beberapa ahli medis berpendapat bahwa tidak ada jaminan ilmiah bahwa air rebusan selada menjadi bahan yang mampu mengatasi insomnia.
Dalam penelitian tersebut memang menggunakan selada untuk membuat tikus tidur. Tapi tak hanya itu, tikus tersebut sebelumnya telah dibius yang kemudian dibandingkan dengan tikus lainnya yang diberikan selada merah.
Menurut Michael Breus, psikologis klinis pada Everyday Health bahwa selada membantu tikus tidur lebih lama dan tidak ada cara untuk mengetahui bahwa ini disebabkan oleh efek sedatif dari selada tersebut.
Sementara menurut Marrie Pierre, direktur Sleep Center of Excellence di Columbia University, menunjukan bahwa penelitian ini hanya dilakukan untuk tikus bukan kepada manusia, sehingga efek yang dihasilkan tentu akan berbeda, dilansir dari laman Newsweek.
Baca Juga:
Ia juga mengatakan kepada Everyday Health bahwa penelitian yang menggunakan ekstrak romaine, mengandung jumlah lactucarium yang jauh lebih pekat daripada selada biasanya. Lactucarium merupakan cairan yang akan bereaksi pada sistem saraf yang memproduksi efek penenang.
"Tidak jelas seberapa efeknya yang diperoleh dari rebusan selada dan air minum, seperti yang disampaikan di video," ujarnya.
Hacks ini sudah bertebaran di media sosial Tik Tok sejak bulan lalu, dan tidak jarang pengguna Tik Tok lainnya yang mencoba cara ini. Tidak ada salahnya untuk mencoba tren ini, meskipun efeknya ternyata hanya placebo atau pengobatan yang tidak berdampak atau palsu. (Cil)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya