Air Mata SBY Jatuh Ingat Ani Yudhoyono, Kader Demokrat Beri Hiburan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 03 Juni 2019
Air Mata SBY Jatuh Ingat Ani Yudhoyono, Kader Demokrat Beri Hiburan

Putra Sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono mewakili keluarga besar memberikan sambutan saat pemakaman ibunda tercinta Kristiani Herrawati (Ani Yudhoyono) di TMP Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Mingg

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengungkapkan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih perlu menata hatinya selepas sang istri Ani Yudhoyono meninggal dunia karena penyakit kanker darah.

Bahkan, kata Hinca, ketika bercerita tentang Ani Yudhoyono dalam perbincangan semalam, Ketua Umum Partai Demokrat itu kembali menangis.

"Kalau sudah bicara Ibu Ani, kami cerita begitu, masih menangis beliau (SBY). Kami mencoba menghibur," kata Hinca saat tiba di kediaman SBY, Puri Cikeas, Jawa Barat, Senin (3/6).

BACA JUGA: Prosesi Pemakaman Ani Yudhoyono di TMP Kalibata

SBY berkumpul bersama putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas serta sejumlah kader Partai Demokrat usai pemakaman istri Ani Yudhoyono kemarin.

SBY dan kedua putranya ditemani sejumlah kader Demokrat berbincang di ruang tamu, Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Minggu (2/6) malam. Sementara sejumlah tamu dan kader Demokrat mengaji di pendopo rumah.

Hinca mengaku ikut hadir semalam saat SBY dan kedua putranya berkumpul bersama kader partai berlambang bintang Mercy itu.

Kedua anak SBY, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono menggotong jenazah sang ibunda, Kristiani Herawati Yudhoyono atau Ibu Ani Yudhoyono. Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

"Tadi malam kami berdiskusi (berbincang) untuk beliau menata hati sampai mungkin satu mingguan di Cikeas, nanti kemudian satu mingguan di Kuningan," ungkap Hinca.

Menurut Hinca perbincangan bersama SBY dan kedua putranya semalam berlangsung sampai pukul 24.00 WIB. Ia kemudian meminta SBY beristirahat setelah mendampingi almarhumah sejak Sabtu (1/6) sampai Minggu (2/6).

"Kami bilang Pak SBY untuk istirahat dulu. Nah apakah hari ini ada kegiatan lain? beliau masih di sini, di Cikeas. Kami masih di sini, saya masih di sini mendampingi beliau, tim juga nanti datang ke sini," ujar Hinca.

BACA JUGA: Momen Bersejarah Pertemuan SBY dan Megawati di Pemakaman Ibu Ani

Ani Yudhoyono tutup usia di National University Hospital, Sabtu (1/6) pukul 11.50 waktu Singapura. Sejak Februari, ia dirawat intensif di Singapura akibat penyakit kanker darah yang dideritanya.

Jenazah Ani dimakamkan dengan upacara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6). Wafat dalam usia 66 tahun, Ani meninggalkan suami, dua orang putra, dua orang menantu, dan empat orang cucu. (Pon)

#SBY #Ani Yudhoyono Wafat #Partai Demokrat
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta menilai pernyataan itu patut dibaca sebagai peringatan dini dan bukan sekedar ramalan.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Indonesia
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Ia menilai sangat mungkin konflik yang terjadi di dunia akan berujung pada Perang Dunia III.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Indonesia
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini berharap semoga mimpi buruk terjadinya perang dunia disertai penggunaan senjata nuklir itu tidak terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Indonesia
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Negara dan demokrasi harus diatur oleh rule of law, bukan rule of noise atau kebisingan rumor
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Energi politik semestinya dicurahkan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan efektif.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Indonesia
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Partai Demokrat mendesak pemerintah untuk membuka akses bantuan asing. Hal itu dilakukan demi mempercepat penanganan darurat bencana Sumatra.
Soffi Amira - Senin, 08 Desember 2025
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Indonesia
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Jokowi sebut Whoosh jadi investasi sosial. Demokrat mempertanyakan siapa yang akan menalangi kerugiannya.
Soffi Amira - Sabtu, 01 November 2025
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Indonesia
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Fenomena APBD mengendap di perbankan bukan sekadar persoalan teknis pengelolaan kas daerah, melainkan menggambarkan masalah struktural keuangan daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Oktober 2025
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Indonesia
Demokrat ‘Pelototi’ Paket Stimulus Kuartal IV 2025: Ingin Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat menegaskan pentingnya pengawasan dan kolaborasi antara pemerintah dan DPR.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Oktober 2025
Demokrat ‘Pelototi’ Paket Stimulus Kuartal IV 2025: Ingin Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Bagikan