Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Momen Bersejarah Pertemuan SBY dan Megawati di Pemakaman Ibu Ani

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Minggu, 02 Juni 2019
Momen Bersejarah Pertemuan SBY dan Megawati di Pemakaman Ibu Ani

Megawati saat acara pemakaman Ani Yudhoyono. (Antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepergian Ibu Negara RI 2004-2014, Hj Kristiani Herrawati Yudhoyono masih meninggalkan luka dalam bagi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan keluarga yang ditinggalkan.

Rasa itu masih sama hingga acara pemakaman di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6). Rasa sedih terlihat sedikit berkurang ketika SBY menjumpai para tokoh Indonesia yang turut hadir dalam acara tersebut.

BACA JUGA: Hadiri Pemakaman Istri SBY, Megawati Dampingi Ibu Negara Dekat Pusara

Selain pengobat sedikit luka, ada momen bersejarah yang terjadi di tempat peristirahatan terakhir Ani Yudhoyono itu. Yakni persalaman antara Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri dan SBY.

Berikut momen-momen pertemuan Megawati dan SBY di upacara pemakaman Ani Yudhoyono;

1. SBY dan Megawati Bersalaman

SBY saat pemakaman istrinya. (MP/Rizki Fitrianto)
SBY saat pemakaman istrinya. (MP/Rizki Fitrianto)

Tak lama setelah tiba di lokasi, Taman Makam Pahlawan Kalibata, SBY langsung bersalaman dengan sejumlah tokoh, seperti Boediono, BJ Habibie, dan baru kemudian menyalami Megawati.

2. Obrolan Singkat SBY dan Senyum Megawati

Megawati saat acara pemakaman Ani Yudhoyono. (Antaranews)
Megawati saat acara pemakaman Ani Yudhoyono. (Antaranews)

Saat bersalaman, Mega terlihat mengucapkan rasa dukanya atas kepergian Ani Yudhoyono dan kemudian dibalas SBY sembari mengangukkan kepala. Perbincangan keduanya diakhiri dengan melipat tangan SBY kepada Megawati.

3. Posisi Megawati di Prosesi Pemakaman

Megawati Soekarnoputri menghadiri pemakaman Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata. (MP/Rizki Fitriyanto)
Megawati Soekarnoputri menghadiri pemakaman Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata. (MP/Rizki Fitriyanto)

Setelah bersalaman dengan Megawati, SBY lanjut menyalami Sinta Nuriyah dan beberapa tokoh lainnya. Dan berhenti dengan duduk di antara Iriana dan Habibie. Posisinya hanya berselang satu orang dari Megawati., yang berada di samping kiri Ibu Negara.

(Asp/Mul)

Baca Juga: Annisa Pohan Ungkap Cita-Cita Terpendam Mendiang Ibu Ani

#Megawati Soekarnoputri #Susilo Bambang Yudhoyono #Ani Yudhoyono
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Indonesia
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Megawati membandingkan pengorbanan masa muda Xanana Gusmao yang dipanggil 'Maun Xanana' dengan ayahnya sendiri, Bung Karno, yang harus menghabiskan total 22 tahun hidupnya keluar-masuk penjara
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Indonesia
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Megawati Soekarnoputri menerima Grande Colar da Ordem de Timor-Leste. Presiden José Ramos-Horta memuji perannya dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Indonesia
SBY Bongkar Rahasia Kepemimpinan Kuat Hadapi Krisis Global, Belajar dari Tragedi Tsunami Hingga Krisis 2008
SBY mengingatkan kepemimpinan harus bersifat inklusif agar manfaat pembangunan tersebar merata kepada seluruh masyarakat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
SBY Bongkar Rahasia Kepemimpinan Kuat Hadapi Krisis Global, Belajar dari Tragedi Tsunami Hingga Krisis 2008
Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Bagikan