Ahok Duga Ada Kekuatan Besar di Balik Korupsi Pertamina
Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/1). (MP/Didik Setiawan)
MERAHPUTIH.COM - MANTAN Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina Basuki Thahaja Purnama alias Ahok menduga adanya pihak berkuasa yang turut bermain dalam kasus korupsi di Pertamina. Ia mengaku akan sangat senang apabila aparat penegak hukum dapat membongkar kasus korupsi di Pertamina hingga ke akarnya.
"Ini ada tangan yang berkuasa ikut main, menurut saya, di republik ini," kata Ahok dalam YouTube Narasi, dikutip Sabtu (1/3).
"Ini bisa jadi melebar ke mana-mana. Kasusnya kalau dibongkar, saya senang banget ini," sambung dia.
Ahok menegaskan ia masih memiliki catatan meskipun sudah tidak lagi menjadi bagian dari BUMN tersebut. Ia juga menantang orang-orang yang menyebutnya 'macan ompong'.
Baca juga:
Senang Diperiksa Kejagung soal Pertamina, Ahok Siap Buka-bukaan
"Saya boleh keluar dari sini, tapi catatan yang saya punya, kalau rezim betul-betul mau membereskan negeri ini dari korupsi, ini bisa dimulai dari Pertamina," tuturnya.
Selain itu, politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu juga mengancam akan memenjarakan orang-orang yang diduga terlibat dalam pusara korupsi di Pertamina.
"Saya berani jamin, dengan data yang saya miliki, saya akan memenjarakan kalian semua," pungkasnya.(Pon)
Baca juga:
Buntut Kasus Tata Kelola Minyak, Komisi VI DPR Panggil Pertamina 12 Maret
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Diperiksa KPK, Ono Surono Ngaku Dicecar soal Aliran Dana Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi
Ini nih Isi RUU Perampasan Aset yang Terdiri dari 8 Bab 62 Pasal
Pegawai Pajak Kena OTT, Menkeu Purbaya Pastikan Kemenkeu tak Intervensi KPK
Komisi III DPR Desak KPK Usut Tuntas Korupsi Pegawai Pajak
Baleg DPR Sepakat Masukkan MoU Helsinki dalam Konsideran Revisi UU Pemerintahan Aceh
Setelah Pikir-Pikir, Kejagung Banding Vonis 1,5 Tahun Bui Isa Rachmatarwata di Kasus Jiwasraya
Kejagung Hitung Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi Izin Tambang Konawe Utara
Belum Tahan Tersangka CSR BI, MAKI akan Somasi dan Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas
KPK Obok-Obok Anak Buah Purbaya Yudhi Sadewa, DPR Tegaskan Bersih-Bersih Jadi Syarat Mutlak Sistem Perpajakan Modern
Kades Kohod Divonis 3,5 Tahun Bui di Kasus Korupsi Pagar Laut Tengerang