Ada Ancaman, Pasbata Pasang Badan untuk Jokowi
Ketua Umum Pasbata, David Febrian. (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Relawan Pasukan Bawah Tanah Jokowi (Pasbata) menyayangkan adanya pihak yang mencoba mengusik Presiden RI ke-7 Jokowi yang sedang menikmati masa pensiun di Kota Solo, Jawa Tengah. Relawan akan pasang badan dan melapor pihak terkait ancaman kepada Jokowi.
Ketua Umum Pasbata, David Febrian, mengatakan pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih Jokowi atas pengabdiannya selama 10 tahun. Pihaknya juga turut datang menyambut kepulangan Jokowi pada Minggu kemarin.
“Sekarang kita belum tahu masih menunggu arahan dari Jokowi terkait langkah politik kedepan,” ujar David ditemui di Hotel Alila Solo, Selasa (22/10).
Pasbata menyayangkan adanya pihak lain yang mengancam Jokowi dibunuh.
Baca juga:
Pensiun, Jokowi dan Iriana Menikmati Makan Sate Kambing Bersama
“Kami mengingatkan yang mengancam bunuh Jokowi akan dilaporkan ke polisi buat efek jera. Jokowi sekarang sudah menjadi warga masyarakat biasa,” katanya.
Di mengatakan Indonesia adalah negara demokrasi, tetapi demokrasi yang pintar dan jangan membodohi masyarakat. Ia ingin negara ini adem ayem.
“Kita harus tahu terima kasih kepada Jokowi yang sudah banyak membantu negara kita. Terlepas ada kurangnya namanya juga manusia pasti ada kurangnya. Mulai sekarang saya minta stop nyinyir-nyinyir, beliau (Jokowi) sudah biarkan beristirahat di Solo dengan santai tenang,” papar dia.
Ia mengatakan salah satu orang yang dilaporkan Pasbata ke polisi adalah Pakar Telamatika Roy Suryo terkait keaslian akun FUFUFAFA milik wapres Gibran Rakabuming Raka.
“Nah sekarang saya minta dibuktiin ucapan dia (Roy Suryo) ke Gibran kalau niatnya 99,99 persen (FUFUFAFA milik Gibran) ini orangnya sakti,” katanya.
Baca juga:
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
Dia menambahkan untuk ancaman pembunuhan pihaknya mengetahui dari medsos diacaranya Rfly Harun. Bahkan, ancaman itu muncul pada tiga hari sebelum Jokowi purna tugas.
“Seseorang boleh mengkritik, kalau seperti itu ujaran kebencian yang ditujukan pada Jokowi beserta keluarganya. Minggu depan kita akan laporkan (Rfly Harun),” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Frengky Aruan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah