Ada 76 Kampung di Solo Bebas Asap Rokok

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 27 Maret 2021
Ada 76 Kampung di Solo Bebas Asap Rokok

Bebas rokok merupakan jalan menuju Kota Solo, Kota Layak Anak. (Foto: Unsplash/Andres Siimon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA sekitar 76 kampung di Solo, Jawa Tengah dinyatakan Kampung Bebas Asap Rokok (KBAR). Kampung bebas asap rokok tersebut bagian dari upaya melindungi anak di kampung.

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, mengapresiasi langkah warga RW 9 dalam mengadakan Festival Model Kampung Bebas Asap Rokok. Warga kampung lainya di Solo bisa mencontoh warga RW 9 dalam membuat kampung Bebas Asap Rokok.

Baca Juga:

Kota Solo, Kota Terpadat di Jawa Tengah, Kalahkan Semarang

solo
Kampung bebas asap rokok bagian dari mewujudkan Kota Layak Anak. (Foto: MP/Ismail)

"Sudah ada sebanyak 76 kampung di Solo, dinyatakan bebas asap rokok. Namun, yang sudah melakukan kerja nyata di lapangan berimplementasi baru delapan kampung," kata Gibran, Rabu (24/3).

Gibran berharap deklarasi ini tidak hanya deklarasi, tapi harus ditindaklanjuti dan diwujudkan. Kampung bebas asap rokok bagian dari mewujudkan Kota Layak Anak.

"Kita ingin mencetak generasi yang kuat, kokoh, cerdas dan sehat. Anak harus dijauhkan dari rokok," kata dia.

Gibran menyatakan, gerakan tersebut dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian bahaya asap rokok. Gerakan tersebut sesuai dengan program Pemkot Solo di bidang kesehatan dan perlindungan anak.

Baca juga:

[Hoaks atau Fakta]: Merokok Bisa Lawan Corona

solo
Warga Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo mengadakan Festival Model Kampung Bebas Asap Rokok. (Foto: MP/Ismail)

"Kedepan kampung bebas asap rokok di Solo harus diperluas," kata dia

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Solo, Setyowati, menambahkan seluruh Puskesmas di Solo sekarang memiliki fasilitas untuk membantu perokok yang ingin berhenti merokok. Ia juga aktif memberikan edukasi, khususnya bagi perokok pemula.

"Program ini akan kami evaluasi tiap akhir tahun melalui survei PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)

Diketahui, Pemkot Solo memiliki Perwali No. 13/2010 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Kawasan Terbatas Merokok (KTM). Perwali tersebut sebagai bentuk komitmen Pemkot Solo mewujudkan Kota Layak Anak. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Minimal Lakukan Ini Jika Kamu Perokok Berat

#Kota Solo #Wali Kota Solo #Rokok #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan