Wasekjen Demokrat Cecar Kuasa Hukum Setnov soal Tudingan SBY Terlibat Korupsi e-KTP

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 10 Februari 2018
Wasekjen Demokrat Cecar Kuasa Hukum Setnov soal Tudingan SBY Terlibat Korupsi e-KTP

Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Ani Yudhoyono (kanan) melaporkan pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya, kepada Bareskrim Polri. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wasekjen Partai Demokrat Didi Irawadi mencecar kuasa hukum Setya Novanto, Firman Wijaya soal pernyataannya yang menyebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terlibat kasus korupsi e-KTP.

“Pertanyaan saya singkat. Apakah pernyataan anda setelah sidang sama dengan pernyataan saudara Mirwan Amir?,” kata Didi dalam diskusi bertajuk "Catatan Hitam e-KTP" di Warung Daun, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/2).

Namun Firman enggan menjawab pertanyaan kuasa hukum SBY tersebut. Menurutnya, tak etis bila menyampaikannya dalam forum diskusi. Ia berjanji akan menjelaskan hal itu dalam waktu yang tepat.

“Posisi saya terlapor ya. Jadi saya rasa ada waktunya saya jelaskan itu, dimana bukti-bukti itu boleh di keluarkan,” tandas Firman.

Tak puas dengan jawaban Firman, Didi kembali mencecar kuasa hukum terdakwa kasus korupsi e-KTP itu dengan pertanyaan yang sama. Menurut dia, Firman harus menjawab agar tidak menjadi polemik di tengah masyarakat.

“Saya kira harus dijawab supaya ada kejelasan dan menjadi terang benderang. Jawaban belum clear ya? Kalo enggak di jawab justru jadi fitnah,” cecar Didi.

“Tenang aja itu ada (buktinya),” timpal Firman.

Sebelumnya, SBY resmi melaporkan Firman ke Bareskrim Polri atas tuduhan pencemaran nama baik. Presiden RI dua periode itu didampingi oleh sang Istri, Ani Yudhoyono, sejumlah kader Partai Demokrat dan tim kuasa hukum.

Laporan SBY sendiri telah diterima Bareskrim dengan nomor LP/187/II/2018/Bareskrim, tanggal 6 februari 2018. Terlapor dalam laporan itu adalah Firman Wijaya. Pasal yang disangkakan terhadap Firman adalah Pasal 310, 311 KUHP Junto 27 Ayat 3 Undang Undang ITE.

"Saya sebagai warga negara yang menaati hukum tetapi juga ingin mencari keadilan, secara resmi melaporkan saudara Firman Wijaya yang saya nilai telah melakukan fitnah dan mencermarkan nama baik," kata SBY usai membuat laporan di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (6/2).

Untuk langkah selanjutnya, Ketua Umum Partai Demokrat itu menyerahkan sepenuhnya kepada tim kuasa hukum. Ia pun meyakini jika Allah SWT akan memberikan jalan yang terbaik untuk dirinya.

"Selebihnya saya serahkan kepada kuasa hukum dan tentinya saya serahkan. Tuhan maha kuasa Allah SWT," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, anggota tim kuasa hukum SBY, Ferdinand Hutahean mengatakan, pihaknya telah membawa sejumlah barang bukti yang telah diserahkan kepada kepolisian. Salah satunya yaitu, bukti rekaman video ucapan Firman Wijaya.

"Tadi sudah kami serahkan bukti berupa unggahan Youtube dan print-an tulisan media online," ujarnya. (Pon)

#Wasekjen DPP Partai Demokrat # Didi Irawadi Syamsuddin #Firman Wijaya #Susilo Bambang Yudhoyono #Korupsi E-KTP
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
SBY Bongkar Rahasia Kepemimpinan Kuat Hadapi Krisis Global, Belajar dari Tragedi Tsunami Hingga Krisis 2008
SBY mengingatkan kepemimpinan harus bersifat inklusif agar manfaat pembangunan tersebar merata kepada seluruh masyarakat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
SBY Bongkar Rahasia Kepemimpinan Kuat Hadapi Krisis Global, Belajar dari Tragedi Tsunami Hingga Krisis 2008
Olahraga
SBY Turun Gunung, LavAni Kunci Tiket Grand Final Proliga 2026
Pertandingan disaksikan langsung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, selaku pendiri klub yang didedikasikan bagi almarhumah istrinya Ani Yudhoyono
Wisnu Cipto - Minggu, 12 April 2026
SBY Turun Gunung, LavAni Kunci Tiket Grand Final Proliga 2026
Indonesia
Hujan Deras Tak Hentikan SBY Melukis Bengawan Solo, Libatkan Mahasiswa ISI Surakarta
SBY tetap melukis Bengawan Solo meski hujan deras di Solo. Ia menyebut hujan sebagai berkah saat melukis bersama mahasiswa ISI Surakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Hujan Deras Tak Hentikan SBY Melukis Bengawan Solo, Libatkan Mahasiswa ISI Surakarta
Indonesia
SBY Belanja Batik di Solo, Kenang Momen Bersama Almarhumah Ani Yudhoyono
SBY berbelanja batik di Solo sambil mengenang momen bersama almarhumah Ani Yudhoyono di toko langganan mereka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
SBY Belanja Batik di Solo, Kenang Momen Bersama Almarhumah Ani Yudhoyono
Indonesia
SBY Peringatkan Dampak Perang AS-Israel vs Iran, Bisa Meluas ke Dunia
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, memperingatkan dampak perang AS dan Israel melawan Iran.
Soffi Amira - Kamis, 05 Maret 2026
SBY Peringatkan Dampak Perang AS-Israel vs Iran, Bisa Meluas ke Dunia
Indonesia
Prabowo Gelar Makan Malam Bersama para Mantan Presiden dan Ketum Parpol
Agenda pertemuan malam ini merupakan momentum silaturahim dan kesempatan untuk bertukar pandangan yang dibalut kehangatan makan malam bersama.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Gelar Makan Malam Bersama para Mantan Presiden dan Ketum Parpol
Indonesia
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta menilai pernyataan itu patut dibaca sebagai peringatan dini dan bukan sekedar ramalan.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Indonesia
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Ia menilai sangat mungkin konflik yang terjadi di dunia akan berujung pada Perang Dunia III.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Indonesia
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Negara dan demokrasi harus diatur oleh rule of law, bukan rule of noise atau kebisingan rumor
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Bagikan