70 Juta Warga Sudah Cek Kesehatan Gratis, Tahun Bakal Fokus Jemput Bola

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
70 Juta Warga Sudah Cek Kesehatan Gratis, Tahun Bakal Fokus Jemput Bola

Antusias Warga Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Kebayoran Baru (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) diklaim telah diikuti 70 juta warga sepanjang 2025. Program ini CKG merupakan upaya pemerintah untuk memantau status kesehatan masyarakat secara masif dan berkala guna mencegah penyakit tidak menular.

"Jadi, Alhamdulillah, sudah berjalan lancar," ujar Deputi II Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Ghina Ghaliya.

Ia memaparkan, walaupun diakses oleh 70 juta warga, namun terlihat minimkesadaran masyarakat untuk melakukan cek kesehatan masih perlu dievaluasi.

Ia menegaskan, pemerintah akan menerapkan strategi jemput bola sehingga warga tidak perlu mendatangi Puskesmas untuk mengecek kesehatannya.

Baca juga:

Kemenkes Perluas Program Cek Kesehatan Gratis 2026, Penanganan Medis Kini Ikut Gratis

"Kita juga akan jemput bola, misalnya di tempat kerja, sekolah-sekolah, kantor pemerintahan, bahkan di mal juga sudah ada. Menurut saya, program ini sangat sayang untuk dilewatkan, minimal satu tahun sekali cek kesehatan," kata Ghina.

Bagi warga yang diketahui memiliki masalah kesehatan saat pemeriksaan, maka Puskesmas akan langsung memberikan penanganan medis atau rujukan.

"Kalau ada yang butuh rujukan, langsung ditangani. Tadi ada pasien yang datang dengan hipertensi, langsung diperiksa, diberikan tata laksana, bahkan diperiksa rekam jantungnya (EKG). Jadi, datang ke sini, langsung ditangani," ujar Ghina.

Ia menegaskan, tidak ada persyaratan yang rumit bagi warga yang ingin mengikuti CKG dan mengapresiasi inovasi fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti Puskesmas Kembangan yang memisahkan unit layanan CKG dengan unit pengobatan umum sehingga efektif menghindari penumpukan pasien. (*)

#Cek Kesehatan Gratis #Kemenkes #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 29 menit lalu
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Indonesia
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Dampaknya mencakup keterbatasan akses air bersih, peningkatan suhu ekstrem, risiko karhutla, penurunan kualitas udara, hingga ancaman ketahanan pangan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Bagikan