7 Langkah Bantu Anak Punya Mata Sehat

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 03 Januari 2024
7 Langkah Bantu Anak Punya Mata Sehat

Periksa mata rutin untuk mengetahui kesehatan mata anak. (KMN EyeCare)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM masa pertumbuhan anak, penting bagi para orang tua untuk mengetahui cara menjaga kesehatan mata anak.

Sebenarnya dimulai dari hal yang sederhana. Orangtua dapat membantu anak memiliki mata yang sehat dan bebas gangguan. Tentunya dengan menanamkan kebiasaan sehat sejak usia muda dyang apat membantu memastikan anak menerapkan kebiasaan ini hingga dewasa. KMN EyeCare memberikan langkah mudahnya.

Baca Juga:

Sering Menangis Bisa Memanjangkan Bulu Mata?

anak
Jaga asupan bergizi untuk menjaga kesehatan mata anak. (Unsplash/Artem Beliaikin)

Makan sehat

Konsumsilah makanan yang sehat dan seimbang untuk kesehatan mata dan tubuh. Kenalkan langkah sehat ini pada anak sejak kecil dengan asupan makanan sehat dan bergizi seimbang. Dorong mereka untuk membuat pilihan makanan yang sehat dan kaya nutrisi seiring bertambahnya usia. Biasakan anak banyak mengonsumsi sayuran dan buah segar, biji-bijian dan susu. Pilih daging tanpa lemak, unggas, dan ikan. Sertakan kacang-kacangan dan telur. Orangtua dapat mencoba cara menjaga kesehatan mata anak dengan mengisi lemari es dan dapur dengan pilihan sehat.

Pelindung mata

Terkadang anak mendapatkan cidera mata karena terjadi dari banyak hal. Seperti karena benda asing, paparan bahan kimia, trauma karena benda tajam atau trauma tumpul. Orangtua disarankan menyimpan mainan di tempat yang aman agar mata anak terhindar dari cidera. Ada baiknya anak diberikan kacamata untuk perlindungan mata. Seperti kala berenang , bersepeda, atau kacamata hitam jika bepergian ke tempat yang terik. Yang tak kalah penting adalah pelindung mata bila anak-anak berada di sekitar bahan kimia.

Air

Cara merawat kesehatan mata anak adalah dengan menjaga asupan air setiap harinya. Bayi membutuhkan 0,7 hingga 0,8 liter cairan per hari dari ASI atau susu formula. Sementara anak-anak membutuhkan empat cangkir untuk usia satu tahun dan enam hingga delapan cangkir per hari untuk remaja. Air putih adalah pilihan cairan yang terbaik. Kondisi dehidrasi dapat menyebabkan masalah penglihatan, seperti mata kering dan gatal. Ajari anak untuk memulai hari dengan segelas air dan selalu bawa botol air isi ulang saat bepergian.

Area Terbuka dan Gawai

Anak membutuhkan air, sinar matahari, dan udara segar untuk tumbuh sehat dan kuat. Area di luar ruangan sangat cocok untuk mendorong kebiasaan hidup sehat dan menjaga kesehatan mata. Penelitian membuktikan bahwa kebiasaan anak-anak yang lama menatap layar karena sering bermain gawai berkontribusi menyebabkan terjadinya miopia. Selain itu, pastikan area bermain anak aman dan tetap awasi aktivitasnya dari risiko bermain di area yang berbahaya.

Baca Juga:

Kenapa Jatuh Cinta Bikin Pupil Mata Membesar?

anak
Selalu menjaga area bermain anak-anak. (Pexels/Iqwan Alif)

Melatih penglihatan

Orangtua dapat membantu menstimulasi perkembangan penglihatan anak dengan menyediakan mainan dan aktivitas yang merangsang secara visual.Seperti gambar hitam dan putih sejak dapat melihat. Menyusun balok bangunan berwarna cerah saat balita. Aktivitas apa pun yang mendorong koordinasi tangan dan mata saat mereka dalam masa pertumbuhan. Saat ini tersedia banyak aplikasi pendidikan untuk anak-anak, namun ingatlah untuk menetapkan batas waktu menatap layar dan istirahatkan mata secara berkala. Aturan 20-20-20 sangat bagus diterapkan bagi anak-anak. Setiap menatap layar 20 menit, maka mata wajib beristirahat selama 20 detik sambil melihat jauh dengan jarak 20 kaki (sekitar enam meter).

Mainan keras dan tajam

Bentuk mainan anak-anak terus berkembang. Namun orangtua tetap perlu mengawasi anak saat bermain. Bahkan permainan yang tampaknya tidak berbahaya, seperti permainan papan misalnya, dapat saja menciderai mata anak bila tidak diawasi dengan baik. Dalam hal ini, jika mainan atau benda itu lunak atau tumpul, gangguan pada mata dapat diminimalisir. Namun, untuk mainan atau benda di sekitar area bermain anak yg memiliki ujung atau permukaan yang tajam, dapat berisiko fatal untuk kesehatan mata anak.

Periksa mata

Sangat penting untuk membawa anak untuk tes mata secara teratur. Banyak yang tidak terdiagnosis masalah mata karena anak tidak mengeluh atau kelainannya tidak terlihat oleh orang tua. Anak-anak sangat mudah beradaptasi dan akan bertahan dengan penglihatan yang buruk. Karena anak tidak menyadarinya. Melakukan pemeriksaan mata setiap tahun dapat mendorong kesehatan. Juga dapat membantu mengatasi masalah kesehatan mata secara dini. Pilih Dokter Spesialis Mata anak terbaik untuk memastikan kesehatan mata anak Anda terjaga. (psr)

Baca Juga:

Mitos Menyesatkan Kesehatan Mata

#Kesehatan #Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Iis R. Soelaeman mendorong dukungan pemerintah bagi anak dengan cerebral palsy melalui akses terapi, kesehatan, pendidikan inklusif, dan fasilitas aksesibel.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Lifestyle
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
World Cerebral Palsy Day 2026 jadi momentum untuk memperkuat dukungan bagi anak dengan CP. Tekankan potensi anak dan pentingnya support system bagi keluarga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Bagikan