6 Langkah Hadapi Orang "Unik" dalam Tim

Asty TCAsty TC - Kamis, 20 Juli 2017
6 Langkah Hadapi Orang

Rekan kerja individualis dapat memengaruhi kinerja tim secara keseluruhan. (Foto: Pexels/hitesh choudhary)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANDA punya rekan kerja yang individualis? Entahkah mereka terlalu fokus menyelesaikan dan mempromosikan pekerjaan mereka sendiri. Atau, mereka tidak mau ikut membantu saat teman-teman timnya berjuang memenuhi tenggat waktu maupun membuat presentasi bersama. Hal ini tentu akan memengaruhi kinerja tim keseluruhan.

"Kita menangkap isyarat halus dari orang lain, yang dapat berdampak pada perilaku dan tindakan kita. Ketika satu orang dalam tim bersikap buruk, hal itu dapat menurunkan efisiensi kerja, kadar komitmen, dan fokus tim," ujar Susan David, pendiri Harvard/McLean Institute of Coaching, seperti dikutip dari Harvard Business Review.

Pengabaian pun kerap justru membuat masalah kian parah. "Semakin lama hal ini berlangsung, semakin frustrasi teman-teman satu timnya," kata Allan Cohen, profesor manajemen di Babson College. Lalu, bagaimana cara menghadapi orang yang tidak dapat bekerja dalam tim tersebut, khususnya jika Anda adalah pemimpin?

1. Jangan langsung menyimpulkan

accusing
(Foto: Pixabay/PublicDomainPictures)

Daripada langsung berasumsi seseorang pemalas atau kurang komitmen, cari tahulah lebih dulu. Akar dari perilaku seseorang bisa jadi mengejutkan Anda. Mungkin mereka sedang menghadapi situasi penuh tekanan di rumah, atau mereka merasakan beban pekerjaan yang tidak pernah Anda sadari. Mungkin pula mereka tak yakin bagaimana memberikan kontribusi yang tepat.

2. Berdialoglah

discussion
(Foto: Pexels/energepic.com)

Lakukan pendekatan dengan pertanyaan-pertanyaan bersahabat, daripada tuduhan. Bahkan meski posisi Anda bukan pemimpin, pertimbangkan ini sebagai kesempatan bagus untuk melatih kepemimpinan Anda. Ajukan pertanyaan-pertanyaan yang dapat membuat Anda memahami situasi dari sisi mereka.

3. Ajak mereka terlibat

teamwork
(Foto: Pixabay/rawpixel)

Saat semua anggota menjauhi orang tersebut, ambil alihlah dan pastikan Anda tidak mengucilkan orang itu juga. Pertimbangkan untuk mengajak orang tersebut makan siang bersama atau sekadar ngopi, ajak juga beberapa orang dari tim. Selain bertujuan mengenal orang tersebut lebih baik, hal ini juga untuk menjalin kedekatan ia dengan anggota tim lainnya. Semakin sering berinteraksi, semakin baik.

4. Tinjau lagi misi tim

team discussion
(Foto: Pixabay/Free-Photos)

Terkadang orang-orang seperti itu justru dapat membantu mendeteksi isu-isu mendasar pada tim. Bisa jadi pendekatan yang dilakukan tim tidak berjalan baik, atau misi tim tidak jelas. Gunakan kesempatan ini untuk berdiskusi dengan seluruh anggota tentang visi seharusnya dari tim dan cara terbaik untuk menuju ke sana. Kejelasan ini harus bisa membuat setiap orang makin peka akan tujuan dan produktivitas.

5. Perjelas peran masing-masing anggota

team working
(Foto: Pixabay/StartupStockPhotos)

Setelah Anda mendapat gambaran besar tentang misi, maka waktunya untuk memperjelas peran masing-masing. Jangan anggap setiap anggota tahu pasti kontribusi seperti apa yang semestinya mereka berikan. Bisa jadi orang tersebut kurang atau sama sekali tidak mengerti fungsi mereka. Temukan bagian mana yang ambigu atau membingungkan, lalu bantu memperjelas tanggung jawab dan deadline. Sehingga, mereka punya pemahaman lebih baik akan ekspektasi Anda terhadap mereka.

6. Motivasi dengan kesempatan

partners
(Foto: Pexels/iPrice Group)

Seorang anggota menjauh dari tim bisa saja bukan karena mereka bingung, melainkan tugas mereka membosankan dan tidak berarti. Mereka mungkin ingin diberi kesempatan atau tanggung jawab lebih untuk meningkatkan skill mereka. Jika itu kasusnya, pikirkan peran lain dalam tim yang mungkin lebih pas untuk orang tersebut. Sering kali komitmen terhadap tim meningkat seiring kepercayaan diri (terhadap peran) mereka meningkat. (*)

Simak pula tips dunia kerja lainnya di sini: Wawancara Kerja, Begini Cara Jawab Pertanyaan Tentang Tujuan Karier.

#Tips #Tips & Trik #Pekerjaan #Dunia Kerja
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Asty TC

orang Jawa bersuara alto
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Salah Pilih, Ini 3 Cara Membedakan Beras Fortifikasi
Beras fortifikasi tidak selalu memiliki tampilan yang berbeda secara mencolok dari beras biasa. Berikut beberapa hal yang dapat diamati ketika membeli beras.
Yusuf Abdillah - 2 jam, 2 menit lalu
Jangan Salah Pilih, Ini 3 Cara Membedakan Beras Fortifikasi
Indonesia
Abu Anak Krakatau Mulai Ganggu Jalan, Jangan Asal Naik Motor Sebelum Tahu 6 Tips Ini
Abu vulkanis Gunung Anak Krakatau dapat mengganggu jarak pandang dan membuat jalan licin. Simak 6 tips aman berkendara motor saat terjadi paparan abu.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 12 September 2026
Abu Anak Krakatau Mulai Ganggu Jalan, Jangan Asal Naik Motor Sebelum Tahu 6 Tips Ini
Indonesia
Jangan Asal Disapu! Abu Vulkanik Bisa Rusak Rumah, Ini Cara Membersihkannya
Abu vulkanik Anak Krakatau dapat kembali beterbangan dan merusak permukaan benda. Simak cara aman membersihkan abu vulkanik di rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Jangan Asal Disapu! Abu Vulkanik Bisa Rusak Rumah, Ini Cara Membersihkannya
Indonesia
4 Cara Aman Hadapi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Jangan Disepelekan
Abu vulkanik meski terlihat tipis tetap perlu diwaspadai karena dapat terhirup dan masuk ke saluran pernapasan.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
4 Cara Aman Hadapi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Jangan Disepelekan
Fun
Amanda Manopo Ungkap Cara Simpel Lawan Malas Olahraga, Bukan dengan Memaksa Diri
Amanda Manopo membagikan cara menghadapi rasa malas berolahraga. Mulai dari mendengarkan kondisi tubuh, mencoba aktivitas baru hingga mengajak teman.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Amanda Manopo Ungkap Cara Simpel Lawan Malas Olahraga, Bukan dengan Memaksa Diri
Indonesia
1,4 Juta Tenaga Kerja Sudah Terserap hingga Agustus 2026, Kemnaker Perkuat Career Day untuk Talenta Muda
Sebanyak 1.411.857 tenaga kerja mendapat penempatan hingga Agustus 2026. Kemnaker memperkuat Career Day dan You RISE untuk talenta muda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
1,4 Juta Tenaga Kerja Sudah Terserap hingga Agustus 2026, Kemnaker Perkuat Career Day untuk Talenta Muda
Fun
5 Ide Lomba 17 Agustus yang Kreatif dan Seru, Bikin Perayaan HUT ke-81 RI Makin Meriah!
Ide lomba 17 Agustus 2026 ini sangat kreatif dan seru. Lomba ini bikin perayaan HUT ke-81 RI makin meriah.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
5 Ide Lomba 17 Agustus yang Kreatif dan Seru, Bikin Perayaan HUT ke-81 RI Makin Meriah!
Indonesia
Kemenaker Akan Ubah Regulasi Ketenagakerjaan, Akomodir Gig Economy
Model kerja berbasis platform membuka peluang ekonomi yang semakin luas, tetapi pada saat yang sama memerlukan pendekatan regulasi yang mampu mengakomodasi karakter hubungan kerja
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Kemenaker Akan Ubah Regulasi Ketenagakerjaan, Akomodir Gig Economy
Indonesia
DPR Kritik Pembentukan Karakter Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dengan Cara Berjalan di Atas Bara Api
Kualitas insan BPJS Ketenagakerjaan diuji melalui kinerja nyata di lapangan, bukan sekadar ketahanan fisik melintasi rintangan ekstrim.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
DPR Kritik Pembentukan Karakter Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dengan Cara Berjalan di Atas Bara Api
Berita Foto
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Sejumlah pekerja melintas dekat badut yang tertidur di Kawasan JPO Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 Juli 2026
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Bagikan