Kesehatan Mental

5 Tanda yang Menunjukan Kamu Punya 'Daddy Issues'

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 28 Juli 2022
5 Tanda yang Menunjukan Kamu Punya 'Daddy Issues'

Umumnya terjadi pada anak-anak perempuan. (freepik/cookie_studio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AYAH sosok yang trengginas di keluarga. Selain menjadi kepala keluarga, dia juga menempatkan diri sebagai ayah dari anak-anaknya. Namun sayangnya, tidak semua orang memiliki relasi yang baik dengan ayahnya dan mengalami Daddy Issues.

Dikutip dari Psychologytoday.com, daddy issues sebenarnya tidak memiliki definisi khusus, namun biasanya istilah ini digambarkan dengan adanya suatu masalah antara ayah dan juga anaknya. Masalah ini kemudian berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari perempuan. Seperti cara perempuan berhubungan dengan pria dalam hidupnya, terutama pria yang terlibat asmara dengan perempuan tersebut.

Biasanya perempuan yang ayahnya secara fisik atau emosional tidak ada, tidak mendukung, atau tidak terlibat dalam kehidupan mereka. Bisa jadi kehidupan dalam pernikahannya lebih bermasalah dibandingkan perempuan yang memiliki sosok ayah yang baik.

Baca Juga:

Dicuekin Pacar, Cara Membuat Dia Tidak Marah Lagi

cew
Masalah ini kemudian berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari perempuan. (Unsplash-Hisu lee)


Cemas


Pada saat memiliki pasangan, perempuan ini akan merasakan cemas yang berlebihan dan berpikir bahwa pasangan bisa pergi, berselingkuh, atau menyakiti. Itu dikarenakan orang seperti ini takut merasa sendirian lagi dan tentunya lebih rentan pada hubungan yang dijalin. Mereka juga takut tidak diperlakukan dengan baik.

Seks


Seks menjadi salah satu cara untuk memvalidasi keingininan mereka. Seks bukan hanya mengenai seks saja melainkan untuk menghilangkan kecemasan yang timbul. Dimana, dengan melakukannya dianggap membantu memunculkan rasa aman pada pasangannya. Dengan tindakan ini mereka merasa dicintai dan dipuja. Namun tak semuanya seperti itu. Ada juga yang benar-benar menutup diri terhadap seks karena menjadi seseorang yang terbuka terlalu menakutkan.

Kepercayaan


Ini yang selalu bermain pada pemikiran dan perasaan mereka yang tak diketahui oleh orang di luar dirinya. Mereka menganggap ayah yang seharusnya bisa mencintai, melindungi, dan merawatnya. Sayangnya si ayah gagal melakukan itu semua. Lantas, bagaimana bisa dia mempercayai orang lain untuk melakukan hal yang baik? Masalah kepercayaan itu bisa muncul sebagai rasa tidak aman, ketakutan berlebihan bahwa pasangannya akan selingkuh, masalah seks, dan permasalahan lain dalam dirinya. Jalan terbaik adalah mempercayai seseorang yang benar-benar dapat dipercaya.

Baca Juga:

Mengapa Anak Malas ke sekolah? Pahami Faktor-faktornya

cew
Faktor-faktor psikologis mengiringi relasi mereka pada pasangannya. (Unsplash/Zoe)


Pasangan buruk


Pikiran bawah sadar seseorang selalu berusaha untuk menyembuhkan luka lama yang ada dalam diri. Sayangnya meskipun tidak semua orang, ada yang mendapatkan pasangan seperti ayahnya yang memiliki perilaku yang tidak baik, seperti berjudi atau alkoholik. Seolah mengulang kaset lama yang sudah rusak, dia mendapatkan pasangan yang seperti ayahnya.

Pasangan tua


Memang klise. Mereka yang memiliki isu ini biasanya mencari pasangan yang lebih tua. Tujuannya adalah untuk menciptakan dinamika ayah dan anak. Dalam dirinya dia mencoba mencari keselamatan, keamanan, dan kenyamanan dari orang yang lebih tua. Mereka berpikiran bahwa dengan yang lebih muda lebih mudah untuk dikendalikan, berujung pada dinamika yang tidak sehat. (yos)

Baca Juga:

Gangguan Depersonalisasi, Hidup Seperti dalam Mimpi

#Kesehatan #Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Bagikan