Kesehatan

5 Pilihan Masker untuk Mengatasi Mata Panda

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 02 Maret 2023
5 Pilihan Masker untuk Mengatasi Mata Panda

Vitamin C juga dapat merangsang produksi kolagen di kulit. (Foto: Unsplash/Apostolos Vamvouras)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LINGKARAN hitam di bawah mata alias mata panda kerap membuat kurang percaya diri. Untuk mengatasinya, kamu dapat menggunakan masker mata panda secara rutin agar lingkaran tersamarkan. Alhasil wajah tampak lebih segar dan cerah.

Lingkaran hitam di mata umumnya tidak berbahaya. Ia muncul karena penuaan, kurang tidur, atau perubahan warna kulit akibat paparan sinar matahari.

Meski begitu, adanya lingkaran hitam di bawah mata dianggap dapat mengganggu penampilan sehingga banyak yang menutupinya dengan make up seperti concealer. Akan tetapi, cara ini hanya bersifat sementara.

Ada beberapa pilihan masker mata panda yang dapat kamu gunakan, seperti dilansir laman Alodokter.

Baca juga:

Cara Alami Menghilangkan Mata Panda dengan Yoghurt dan Madu

5 Pilihan Masker untuk Mengatasi Mata Panda
Niacinamide juga dapat meningkatkan kelembapan kulit di area sekitar mata. (Foto: Unsplash/Cristi Ursea)

1. Niacinamide

Kandungan ini telah terbukti mampu mencerahkan kulit sehingga pemakainya dapat menyamarkan lingkaran hitam di bawah mata. Niacinamide juga dapat meningkatkan kelembapan kulit di area sekitar mata.

Artinya, pemakaian maser mata dengan kandungan ini turut mencegah kulit dari dehidrasi sehingga bisa mengatasi atau mencegah munculnya mata panda.

2. Vitamin C

Penggunaan masker mata panda yang mengandung vitamin C juga dapat menyamarkan lingkaran hitam di bawah mata dan mencerahkan kulit dengan baik. Vitamin ini juga dapat merangsang produksi kolagen di kulit sehingga turut meminimalkan munculnya kerutan atau garis halus di bawah mata.

3. Asam hialuronat

Efek melembapkan yang dimiliki asam hialuronat dapat mencegah kulit dari dehidrasi sekaligus mengurangi risiko munculnya mata panda. Dengan kelembapan kulit yang terjaga, tidak hanya lingkaran hitam di bawah mata saja yang dapat teratasi, kerutan atau garis halus di area mata pun bisa diminimalkan.

Baca juga:

Cegah Mata Panda dengan Bahan-Bahan Ini

5 Pilihan Masker untuk Mengatasi Mata Panda
Kantung mata dapat dihilangkan dengan bantuan medis. (Foto: Freepik/master1305)

4. Kolagen

Bila lingkaran hitam di bawah mata muncul karena kulit tidak terhidrasi dengan baik, masker mata panda yang mengandung kolagen dapat kamu gunakan. Kolagen mampu melembapkan kulit sehingga masalah dehidrasi kulit bisa teratasi.

5. Vitamin K

Produk perawatan kulit yang digunakan di area sekitar mata, seperti krim mata atau masker mata, banyak mengandung vitamin K di dalamnya. Manfaat vitamin K untuk kulit ini bisa diperoleh berkat sifat antiradang dan kemampuannya dalam membekukan darah.

Efeknya, masker mata panda dengan kandungan ini mampu membuat lingkaran di bawah mata hilang. (and)

Baca juga:

Atasi Masalah Mata Panda dengan Yoghurt dan Madu

#Kesehatan #Mata Panda
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan