5 Jenis Minuman Ini Baiknya Dihindari Pengidap Asam Urat

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 24 September 2024
5 Jenis Minuman Ini Baiknya Dihindari Pengidap Asam Urat

Jenis minuman tertentu dapat memicu asam urat kambuh. (Foto: Pexels/junjie xu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ada lima jenis minuman yang sebaiknya dihindari pengidap asam urat. Pasalnya minuman-minuman ini memiliki kandungan yang memicu asam urat berlebih.

Dilansir laman Amerikanhastanesi, asam urat terjadi karena kadar asam urat yang terlalu tinggi dalam darah. Asam urat terbentuk selama pemecahan purin. Purin ditemukan dalam makanan tertentu dan dibentuk oleh tubuh.

Prosesnya, darah membawa asam urat ke ginjal. Dan Ginjal mengeluarkan sebagian besar asam urat ke dalam urin untuk menjaga jumlah asam urat stabil. Kemudian, ginjal mengeluarkannya dari tubuh.

Kondisi Kadar asam urat yang tinggi dapat dikaitkan dengan penyakit asam urat atau batu ginjal. Ketika asam urat berlebih tidak keluar dari tubuh, maka akan menimbulkan reaksi serangan gout (nyeri sendi).

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Labu Siam Bakar Bisa Obati Asam Urat

Berikut ini daftar minuman yang dapat memicu serangan asam urat:

1. Minuman beralkohol (terutama bir dan anggur merah)

Minuman hasil fermentasi ini ada banyak jenisnya, salah satunya seperti bir mengandung purin tinggi yang dapat diubah menjadi asam urat dalam tubuh.

Dalam alkohol juga menghambat ekskresi asam urat melalui ginjal, sehingga kadar asam urat meningkat.

Baca juga:

Menu Pantangan bagi Penderita Asam Urat

2. Minuman manis dengan fruktosa tinggi (seperti soda dan jus buah kemasan)

Fruktosa adalah gula buah yang meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh. Minuman yang mengandung fruktosa tinggi juga merangsang metabolisme yang menghasilkan lebih banyak asam urat.

3. Minuman energi dan soft drink

Kebiasaan karena mudahnya mengakses minuman ini, orang-orang lebih memilih untuk minuman energi dan minuman ringan untuk dikonsumsi sehari-hari. .

Padahal, minuman jenis ini mengandung kadar gula tinggi, terutama fruktosa. Seperti halnya dengan jus buah kemasan, fruktosa dalam minuman ini dapat memicu peningkatan kadar asam urat.

Baca juga:

5 Asupan agar Asam Urat Tidak Kambuh

4. Kafein

Minuman kopi mengandung kafein. Dalam jumlah yang berlebihan dapat memengaruhi metabolisme tubuh, termasuk metabolisme purin, yang pada akhirnya meningkatkan kadar asam urat.

Namun, dalam jumlah sedang, kopi tidak selalu berbahaya bagi penderita asam urat.

5. Minuman susu berlemak tinggi

Seperti produk susu sangat dikenal dengan kandunga lemak tinggi. Kandungan lemak tinggi itu bisa memperlambat pembuangan asam urat dari tubuh, meskipun produk susu rendah lemak atau bebas lemak dianggap aman untuk dikonsumsi dalam jumlah moderat.

Menghindari minuman tersebut dapat membantu mencegah serangan gout dan menjaga kadar asam urat tetap terkendali. (Tka)

#Asam Urat #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Bagikan