Kesehatan

5 Jenis Ikan Tinggi Protein

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 18 Februari 2024
5 Jenis Ikan Tinggi Protein

Beberapa jenis ikan punya protein tinggi. (Foto Unsplash engin akyurt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - IKAN bisa menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan protein harian. Beberapa jenis ikan diketahui memiliki kandungan protein yang tinggi.

Kandungan protein yang melimpah pada ikan memiliki peran penting di dalam tubuh, yakni mengontrol nafsu makan, meningkatkan metabolisme, menambah energi, hingga membentuk massa otot. Seperti dikabarkan Alodokter, berikut lima jenis ikan yang tinggi protein.

BACA JUGA:

Saba Mackerel, Salah Satu Ikan Paling Sehat dan Terjangkau

1. Ikan kembung

Ikan yang cocok disajikan sebagai teman sayur bayam atau sayur asam ini mengandung sekitar 18–20 gram protein dalam setiap 100 gramnya. Ikan kembung bahkan juga bisa dijadikan alternatif pengganti ikan salmon karena harganya lebih murah. Hal ini berkat kandungan omega-3 di dalam ikan kembung yang tinggi, bahkan melebihi kandungan omega-3 pada ikan salmon.

2. Ikan sarden

Dalam setiap 100 gram ikan sarden terkandung sekitar 20 gram protein. Namun, jika dibandingkan dengan ikan sarden kalengan, ikan sarden segar mengandung protein yang lebih tinggi dan bebas pengawet. Selain itu, ikan ini juga tinggi kandungan fosfor. Di dalam tubuh, fosfor dibutuhkan dalam proses pembentukan tulang dan gigi, membantu tubuh menghasilkan energi, serta menjaga keseimbangan pH darah.

3. Ikan bandeng

Ikan bandeng juga tinggi protein, loh. Sama seperti ikan sarden, ikan yang terkenal diolah dengan cara dipresto ini mengandung protein sebanyak sekitar 20 gram dalam setiap 100 gramnya. Tidak hanya protein, ikan bandeng juga tinggi lemak, kalium, dan vitamin A.

4. Ikan tuna

Dalam 100 gram ikan tuna, terdapat sekitar 22-25 gram protein. Tidak hanya protein, ikan tuna juga mengandung beberapa nutrisi lain, mulai dari vitamin B kompleks, zat besi, kalium, selenium, hingga yodium.

5. Ikan teri

Kecil-kecil cabai rawit. Siapa sangka, ternyata dalam 100 gram ikan teri, terdapat sekitar 20-25 gram protein. Ikan ini juga merupakan salah satu sumber utama zat besi, kalsium, vitamin D, kalium, natrium, zinc, dan selenium.(and)

BACA JUGA:

Ikan Bakar Colo, Kenikmatan Khas Papua

#Kesehatan #Kuliner #Ikan Teri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan