Kesehatan

5 Faktor yang Membuatmu Sering Merasa Lapar di Malam Hari

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 02 Maret 2020
5 Faktor yang Membuatmu Sering Merasa Lapar di Malam Hari

Gaya hidup mempengaruhi pola makan. (Foto: pixabay/JuanitaL57)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

WASPADALAH buat kamu yang sering makan di saat waktu sudah terlalu malam. Gaya hidup yang satu ini memberikan dampak sangat buruk bagi kesehatan tubuh. Selain efeknya yang dapat menganggu waktu istirahat, juga dapat mengakibatkan tubuh mudah mengalami kenaikan berat badan yang cukup drastis. Melansir fakta dari laman healthline, Berikut beberapa faktor penyebab yang membuatmu sering merasa lapar di malam hari.

Baca juga:

Meskipun Sehat, Jangan Coba-Coba Mengonsumsi Makanan Ini di Malam Hari

Salah diet

5 Faktor yang Membuatmu Sering Merasa Lapar di Malam Hari
Pola makan sehat wajib hukumnya. (Foto: unsplash/Louis Hansel)

Saat melakukan diet ketat di siang hari, secara umum tubuh seseorang tidak akan memperoleh energi secara seimbang saat melakukan diet secara ketat di siang hari.

Hal ini dapat memancing tubuh untuk membutuhkan energi di malam hari dengan mencari makanan sebagai sumber energi. Dengan demikian, sangat penting untuk menerapkan pola makan yang sehat dan asupan gizi yang seimbang.

Asupan karbohidrat berlebihan

5 Faktor yang Membuatmu Sering Merasa Lapar di Malam Hari
Rasa lapar akan timbul lagi dengan cepat. (Foto: unsplash/Pille-Riin Priske)

Kadar gula darah akan terpengaruh dengan cepat jika mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat. Terlalu banyak asupan karbohidrat saat malam jelas mampu membuat tubuh terasa kenyang, namun selain itu tubuh juga akan merasakan lagi lapar dengan cepat.

Baca juga:

Boleh Mengonsumsi Buah di Malam Hari, Asalkan...

Stres

5 Faktor yang Membuatmu Sering Merasa Lapar di Malam Hari
Gula darah dan insulin meningkat. (Foto: pexels/Kat Jayne)

Secara otomatis produksi hormon kortisol pada tubuh akan bertambah saat kamu mengalami stres. Hormon kortisol termasuk kategori hormon steroid yang memengaruhi bagaimana tubuh merespon rasa stres.

Hal tersebut akan mengakibatkan terjadinya peningkatan gula darah dan insulin, yang mengakibatkan timbulnya rasa lapar saat malam hari.

Kurang nutrisi

5 Faktor yang Membuatmu Sering Merasa Lapar di Malam Hari
Gizi harus cukup dan seimbang. (Foto: unsplash/Timothy Barlin)

Kurangnya nutrisi biasa terjadi akibat dari sering mengonsumsi makanan yang tidak mengandung gizi yang cukup dan seimbang. Hal tersebut dipastikan dapat mengakibatkan tubuh menginginkan asupan makanan lebih di malam hari.

Begadang

5 Faktor yang Membuatmu Sering Merasa Lapar di Malam Hari
Tubuh akan perlu ekstra energi saat begadang. (Foto: unsplash/Jen Theodore)

Kebutuhan energi ekstra akan dirasakan tubuh sewaktu kamu harus begadang saat malam hari. Hal ini biasanya disebabkan urusan pekerjaan atau melakukan beragam aktivitas yang jelas menguras otak dan tenaga.

Tentunya itu akan mengakibatkan tubuh membutuhkan energi yang lebih banyak, dan akan berdampak pada perut merasakan lapar di malam hari. (Lgi)

Baca juga:

Makanan yang Wajib Dihindari Saat Tengah Malam

#Kesehatan #Info Kesehatan #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan