Hobi

5 Fakta Menarik si Gemoy Kucing Scottish Fold

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 27 Mei 2023
5 Fakta Menarik si Gemoy Kucing Scottish Fold

Scottish Fold adalah salah satu kucing terimut dan lucu di dunia, memiliki telinga terlipat yang menjadi ciri khasnya dan wajah bulat. (Foto: Freepik/Freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RAS kucing Scottish fold sering disebut sebgai kucing terimut dan terlucu di dunia. Ras kucing ini dikenal unik. Scottish fold memiliki telinga terlipat yang menjadi ciri khasnya, wajah bulat, serta mata bulat besar sehingga membuatnya terlihat menggemaskan.

Wajah ras kucing Scottish fold ini sering disebut mirip dengan boneka beruang atau burung hantu. Tak mengherankan Scottish fold banyak dipelihara dan dicintai para pencinta kucing.

Selain itu, apa saja sih yang menarik si gemoy ras Scottish fold ini?

1. Satu Nenek Moyang

Ternyata, kucing yang memiliki telinga terlipat ini sudah ada sejak 1700-an. Sementara Scottish fold pertama kali muncul pada 1960-an. Pada 1961 di Perthshire, Skotlandia, seekor anak kucing dengan telinga terlipat ditemukan di tempat sampah kucing bersama dengan kucing jenis telinga tidak terlipat.

Anak kucing itu diberi nama Susie. Selanjutnya, Susie dibesarkan dengan kucing lain untuk mengembangkan keturunan. Alhasil, Susie menjadi nenek moyang semua kucing lipat Skotlandia.

Baca juga:

Kucing Liar Skotlandia Berada di Ambang Kepunahan

kucing lucu
Scottish Fold ini mungkin memiliki kelainan tulang rawan sehingga mengalami lipatan pada telingannya. (Foto: Freepik/Freepic.diller)

2. Lipatan Telinga Hasil Mutasi

Merujuk pernyataan The International Cat Association, telinga yang terlipat pada Scottish fold berasal dari mutasi spontan dan berasal dari gen dominan yang tidak lengkap yang menghasilkan kucing bertelinga lurus dan terlipat.

Dampak paling jelas dari mutasi ini adalah lipatan, itu juga dapat mempengaruhi bagian tubuh lainnya. Namun sebenarnya, kucing ras Scottish Fold ini mungkin memiliki kelainan tulang rawan sehingga mengalami lipatan pada telingannya.

3. Terlahir Bertelinga Lurus

Ras Scottish fold dilahirkan dengan telinga lurus. Lipatan mulai berkembang ketika anak kucing berusia antara 18 dan 24 hari.

Ini hanya terjadi jika kucing memiliki gen yang bertanggung jawab atas lipatan tersebut. Sering kali telinga kucing Scottish fold akan tetap lurus yang dalam hal ini dikenal sebagai ras kucing Scottish shorthairs.

Umumnya, sekira 50 persen anak kucing dengan satu induk lipatan Skotlandia kemungkinan akan memiliki telinga terlipat, tetapi 50 persen lainnya tidak.

Baca juga:

5 Tanda Kucing Depresi

kucing

Ras Scottish Fold memiliki berbagai corak dan warna bulu, dari hitam, biru, dan shaded silver. (Foto: Freepik/Freepik)

4. Corak dan Warna Variatif

Sama dengan kucing lain, ras Scottish fold memiliki berbagai corak dan warna bulu. Dari hitam, biru, dan shaded silver. Mata Scottish Fold dapat berwarna apa saja meski biasanya berwarna tembaga.

Selain itu, ras ini memiliki bulu yang pendek dan halus. Namun tak menutup kemungkinan, ada beberapa ras kucing ini juga memiliki bulu panjang. Oleh beberapa asosiasi di dunia, Scottish berbulu panjang ini disebut sebagai kucing ras Highland Fold.

5. Tidak Populer di Eropa, Dicintai di Amerika

Governing Council of the Cat Fancy (GCCF) yang merupakan badan pendaftaran kucing terbesar di Inggris, awalnya menerima Scottish Folds untuk dipamerkan pada 1966.

Namun, pada 1971, organisasi tersebut telah berhenti mengizinkan pemilik hewan peliharaan mendaftarkan kucing-kucing tersebut karena GCCF khawatir tentang kelainan bentuk fisik, tungau telinga, infeksi, dan ketulian.

Kekhawatiran ini akhirnya tidak berdasar. Meski begitu, sampai hari ini kucing ras itu masih belum ditampilkan di Eropa. Sebaliknya, kucing ini sangat dicintai di Amerika.

Pada 1970, tiga anak kucing ras Scottish Fold dikirim ke Neil Todd, seorang ilmuwan New England yang sedang menyelidiki mutasi genetik spontan pada kucing. Todd menyelesaikan penelitiannya. Berbagai pihak dan peternak mengadopsi anak kucing Scottish fold yang lahir di bawah asuhannya.

Wajah imut nan menggemaskan beserta fakta-fakta dari kucing Scottish fold inilah yang membuat daya tarik tersendiri. Scottish fold yang dikenal karena kepribadiannya yang lucu dan manis pun membuat ras ini dianggap kucing yang dibanderol dengan harga mahal.

Tertarik memeliharanya? (dgs)

Baca juga:

Apa yang Menarik Kucing Selain Makanan?

#Kucing #Hewan Peliharaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Fun
PetFest Indonesia 2026 Tawarkan Pengalaman Imersif, dari Petting Zoo hingga Safari Garden
PetFest Indonesia 2026 hadir di ICE BSD dengan konsep Petropolis. Ada petting zoo, adopsi hewan, hingga safari garden. Tiket mulai Rp50.000.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
PetFest Indonesia 2026 Tawarkan Pengalaman Imersif, dari Petting Zoo hingga Safari Garden
Berita
Dari Hama Jadi Cuan, Di Meksiko Ikan Sapu-Sapu Diolah Jadi Camilan Hewan
Start-up di Meksiko mengolah ikan sapu-sapu menjadi camilan hewan bernutrisi. Inovasi ini jadi solusi masalah lingkungan sekaligus peluang bisnis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Dari Hama Jadi Cuan, Di Meksiko Ikan Sapu-Sapu Diolah Jadi Camilan Hewan
Fun
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Minat pelihara ular meningkat. Ball python jadi pilihan pemula karena jinak, mudah dirawat, dan minim risiko gigitan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Fun
Mudik Tanpa Khawatir, Ini 5 Tips Aman Menitipkan Anabul di Pet Hotel
Ingin menitipkan hewan peliharaan saat mudik Lebaran? Simak 5 tips memilih pet hotel agar anabul tetap aman, sehat, dan tidak stres selama ditinggal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
Mudik Tanpa Khawatir, Ini 5 Tips Aman Menitipkan Anabul di Pet Hotel
Indonesia
Ajak Warga Lapor Resto-Pasar Jual Daging Anjing, Pemprov Jakarta Jamin Identitas Cepu Aman
"Kami akan memastikan nama pelapor tetap kami rahasiakan, jadi tidak perlu takut," kata Kepala Dinas KPKP Jakarta Hasudungan Sidabalok
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
Ajak Warga Lapor Resto-Pasar Jual Daging Anjing, Pemprov Jakarta Jamin Identitas Cepu Aman
Indonesia
Anjing dan Kucing 'Haram' Dijual untuk Santapan, Pramono Perintahkan Satpol PP Turun Tangan
Pramono berharap regulasi ini dapat berkontribusi dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan warga Jakarta
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Desember 2025
Anjing dan Kucing 'Haram' Dijual untuk Santapan, Pramono Perintahkan Satpol PP Turun Tangan
Indonesia
Pramono Resmi Berlakukan Pergub Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi memberlakukan Pergub larangan jual-beli daging anjing dan kucing di Jakarta.
Soffi Amira - Rabu, 26 November 2025
Pramono Resmi Berlakukan Pergub Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Jakarta
Indonesia
Sah! Pergub Larangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing Berlaku 24 November 2025
Peraturan ini secara rinci tertuang dalam Pergub Nomor 36 Tahun 2025
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Sah! Pergub Larangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing Berlaku 24 November 2025
Indonesia
Polisi Tetapkan 1 Anak Di Bawah Umur Tersangka Pejarahan Kucing Uya Kuya
Anak di bawah umur itu diketahui mencuri kucing dan sofa dari rumah Uya Kuya
Wisnu Cipto - Rabu, 10 September 2025
Polisi Tetapkan 1 Anak Di Bawah Umur Tersangka Pejarahan Kucing Uya Kuya
Indonesia
Kucing Uya Kuya Terlantar Pasca-Penjarahan. Kini Dirawat Puskeswan Ragunan Masih Diinfus
Kucing berwarna oranye itu setelah sempat terlantar usai aksi pejarahan rumah Uya Kuya akhir pekan lalu
Wisnu Cipto - Kamis, 04 September 2025
Kucing Uya Kuya Terlantar Pasca-Penjarahan. Kini Dirawat Puskeswan Ragunan Masih Diinfus
Bagikan