Kesehatan

Jangan Kalap dan Trik Jitu Turun Berat Badan selama Ramadan

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Rabu, 14 April 2021
Jangan Kalap dan Trik Jitu Turun Berat Badan selama Ramadan

Konsisten demi turunnya berat badan. (Foto: Unsplash/i yunmai)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AYO jujur, siapa yang menganggap bulan puasa ini jadi momen yang tepat untuk menurunkan berat badan? Selain jadi bulan yang penuh berkah, puasa di Ramadan juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Bisa jadi inilah kesempatanmu jika dari dulu selalu gagal diet.

Nah supaya di puasa kali ini berhasil, lakukan tips turunkan berat badan yang dikutip ANTARA.

Baca juga:

Pilihan Menu Buka dan Sahur Agar Tetap Sehat

1. Hindari gorengan

5 Cara Turunkan Berat Badan Selama Puasa, Jangan Kalap
Banyak kalori, kurang nutrisi. (Foto: Unsplash/Joshua Hoehne)

Buat kamu yang suka goreng-goreng, tampaknya tips ini berat dilakukan. Namun, bukan berarti tidak bisa. Makanan berminyak memang kerap kali menjadi faktor utama di balik kenaikan berat badan. Selama bertahun-tahun, orang menghindari makan makanan yang digoreng di usia remaja dan 20-an. Akan tetapi, faktor usia memainkan perannya dan membuat metabolisme melambat.

Makanan yang digoreng mengandung kalori tinggi dan rendah nutrisi. Ada banyak pilihan menu sehat daripada makanan gorengan yang sudah jadi khas Ramadhan.

2. Jangan lewatkan sahur

5 Cara Turunkan Berat Badan Selama Puasa, Jangan Kalap
Sahur sebagai energimu menjalani hari. (Foto: Unsplash/Christopher Jolly)


Salah satu tantangan bagi orang yang suka tidur ialah sulit bangun untuk sahur. Kalau kamu tidak sahur sebenarnya sangat rugi karena akan cenderung lapar sepanjang hari. Akibatnya, kamu akan makan berlebihan saat buka puasa. Itu merupakan hal yang harus dihindari untuk melanjutkan penurunan berat badan.

3. Kurangi gula

5 Cara Turunkan Berat Badan Selama Puasa, Jangan Kalap
Hindari olahan gula. (Foto: Unsplash/kaouther djouada)

Alasan utama lainnya yang bikin kamu gagal diet selama bulan puasa ialah mengonsumsi gula berupa makanan atau minuman. Hal terbaik yang harus dilakukan yakni menghindari gula olahan karena bisa membuat kamu gagal diet. Memang sih saat berbuka puasa katanya ‘berbukalah dengan yang manis', tapi enggak mesti kok. Selama satu bulan puasa, kurangi konsumsi gula olahan ya demi berat badan idaman.

Baca juga:

Ngabuburit Asyik Nonton Pertunjukan 'Magic House' di Dufan

4. Jangan kalap

5 Cara Turunkan Berat Badan Selama Puasa, Jangan Kalap
Atur porsi makanmu. (Foto: Unsplash/Sander Dalhuisen)


Mengatur porsi makan merupakan yang paling penting selama bulan puasa. Banyak orang yang seolah ‘balas dendam’ karena sudah menunggu hampir 12 jam tidak minum dan makan. Padahal, inti dari puasa ialah melatih kesabaran dan pengendalian diri.

Tidak makan di antara sahur dan buka puasa lalu makan berlebihan saat berbuka tidak sejalan dengan apa yang diajarkan Ramadan. Kontrol porsi jadi cara terbaik untuk memastikan bahwa angka pada timbangan tidak meningkat pada akhir bulan.

5. Rencanakan olahraga 30 menit

5 Cara Turunkan Berat Badan Selama Puasa, Jangan Kalap
Berolahraga setidaknya 30 menit. (Foto: Unsplash/sporlab)


Apalah mengurangi makanan tanpa diiringi dengan olahraga. Di bulan Ramadan, orang merasa kewalahan untuk menyesuaikan diri dengan rutinitas baru. Kurangnya jam tidur juga cenderung berdampak pada pikiran dan tubuh. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan beberapa jenis aktivitas fisik seperti jalan cepat atau olahraga sederhana. (and)

Baca juga:

Selasa, 13 April Ditetapkan Jadi Awal Puasa Ramadan 2021

#Kesehatan #Ramadan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan