Kesehatan

Pilihan Menu Buka dan Sahur Agar Tetap Sehat

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 13 April 2021
Pilihan Menu Buka dan Sahur Agar Tetap Sehat

Konsumsi roti gandum saat sahur. (Foto: Unsplash/Wesual Click)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM hitungan hari, umat muslim akan menjalani ibadah puasa selama satu bulan ke depan. Tentu ada banyak hal yang dipersiapkan, mulai dari stamina, aktivitas, sampai memilih menuh makanan saat sahur dan buka. Dokter spesialis gizi klinik RSUI, Wahyu Ika Wardhani memberikan tips biar kamu tetap sehat selama Ramadan di masa pandemi.

“Untuk makanan sahur, disarankan untuk sumber karbohidrat utamakan dari yang berjenis karbohidrat kompleks seperti nasi beras merah atau roti gandum. Perbanyak konsumsi sayur dan buah untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan serat,” ujar Ika mengutip ANTARA.

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu juga merekomendasikan mengonsumsi lauk pauk laya protein seperti ayam, ikan, atau telur saat sahur.


Nah untuk makanan saat berbuka, ia menyarankan menghindari makan yang berlebihan. Justru sebaliknya, nikmatilah makanan secara perlahan. Terkait jenis makanan, sebaiknya hindari gorengan serta batasi gula sederhana.

Baca juga:

Ngabuburit Asyik di Rumah Saja dengan Film Horor Netflix

Pilihan Menu Buka dan Sahur Agar Tetap Sehat
Seringkali kalap ketika berbuka atau sahur. (Foto: Unsplas/Ali Inay)

Contoh makanan berbuka yang baik misalnya kurma. Sesuai sunnah Nabi Muhammad, para Muslim bisa mengonsumsi tiga buah kurma saat berbuka karena makanan inilah salah satu tergolong sumber serat yang baik. Kamu tak harus mengonsumsi makanan manis seperti jargon ‘berbukalah dengan yang manis’. Enggak.

Selain itu, kamu juga harus tetap menjaga daya tahan tubuh dengan minum minimal delapan gelas air putih per hari. Dua gelas saat berbuka, sempat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.

Ika juga mengingatkan untuk mengonsumsi makanan sesuai kebutuhan tubuh. Kalau berlebihan, maka berat badan bisa naik dan menyebabkan penyakit metabolik. Sementara apabila asupan kurang, dapat menyebabkan kurang gizi, sehingga daya tahan tubuh menurun dan muda terinfeksi penyakit.

Baca juga:

Catat, Ngabuburit Makin Asyik dengan 4 Film ini

Pilihan Menu Buka dan Sahur Agar Tetap Sehat
Kebutuhan asupan setiap orang berbeda-beda, tergantung aktivitas fisiknya. (Foto: Unsplash/Chander R)

“Kebutuhan makanan tiap orang beda-beda, tergantung usia, jenis kelamin, tinggi badan, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, dan lain-lain,” kata Ika.

Berpuasa juga punya ragam manfaat bagi kesehatan, seperti menurunkan resistensi insulin, merangsang sistem imun dan perbaikan sel, mengatur metabolisme sel, dan mengurangi kerusakan oksidatif.

Satu manfaat yang paling umum adalah dapat membantu penurunan berat badan. Tapi sayangnya saat berbuka atau sahur, orang seringkali kalap sehingga porsi makannya lebih banyak. (and)

Baca juga:

Ngabuburit di Pinggir Bandara, Sederhana Tapi Bahagia

#Ramadan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan