5 Akibat dari Makan Terlalu Cepat
Hati-hati makan dengan cepat menimbulkan gangguan kesehatan. (Foto: Pexels/Nguy?n Khanh)
BERDASARKAN aturan terbaru terkait PPKM level 4, adanya kelonggaran bagi pengelola warung makan pinggiran dan sejenisnya yang bisa menerima makan di tempat. Namun, pelanggan hanya diizinkan untuk makan tidak lebih dari 20 menit. Sedangkan kedai yang berada di Mal masih diberlakukan pesan antar.
Setiap orang memiliki cara makan yang berbeda. Soal makan adalah hal yang paling nikmat dalam hidup. Jadi, untuk apa kita makan terburu-buru. Makan secara cepat, justru akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh seperti obesitas, diabetes, dan penyakit lainnya, dilansir dari Cleaneatingmag.com.
Baca Juga:
Makan Pakai Tangan, Kebiasaan Orang Indonesia yang Banyak Manfaatnya
1. Obesitas
Makan dengan cepat akan membuat berat badan menjadi naik dan mengakibatkan obesitas. Hal ini disebabkan karena seseorang tidak menghancurkan makanannya sehingga berdampak kepada konsumsi yang berlebih dan kalorinya. Terdapat suatu penelitian yang menunjukan bahwa orang yang makan siang akan merasa lapar sesudahnya, dibandingkan dengan orang yang makan dengan lebih santai.
2. Diabetes
Makan dengan cepat tidak langsung memperoleh diabetes, namun mungkin saja kebiasaan makan dengan cepat bisa memberi dorongan ekstra ke arah tersebut. Menurut sebuah penelitian, seorang pria dan wanita paruh baya tanpa diabetes yang menyatakan cara mereka makan cepat. Hal yang dirasakan mereka ialah terjadi peningkatan risiko resistensi insulin. Ketika tubuh tidak menggunakan insulin secara efektif, akan menyebabkan diabetes.
3. Sindrom metabolik
Resistensi insulin terikat erat dengan sindrom metabolik. Ini merupakan faktor yang bisa meningkatkan risiko pengembangan tidak hanya diabetes, tetapi juga jantung dan stroke.
Baca Juga:
4. Gastritis
Penyakit ini adalah peradangan pada dinding lambung. Penyakit ini disebabkan karena makan dengan cepat sehingga sistem pencernaan tidak mengolah makanan dengan sempurna sehingga mengakibatkan infeksi di lambung. Gejala yang dirasakan ketika seseorang mengalami gastritis yakni mual, nyeri di perut, hilang nafsu makan dan cegukan.
5. Tersedak
Kasus ini seringkali terjadi ketika kita makan terlalu cepat. Hal ini jangan dianggap remeh, tersedak bisa menyebabkan kematian. Ubahlah cara makan ini, makan dengan cepat akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Gunakan waktu Anda untuk menikmati makanan yang dikonsumsi. (Cil)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan