3 Tewas dalam Pelayaran Kapal Pesiar Atlantik, Diduga Wabah Hantavirus

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
3 Tewas dalam Pelayaran Kapal Pesiar Atlantik, Diduga Wabah Hantavirus

Ilustrasi virus. (Foto: Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan tiga orang meninggal dunia di sebuah kapal pesiar di Samudra Atlantik. Kematian tiga orang itu diduga akibat wabah hantavirus.

WHO melaporkan satu kasus terkonfirmasi dan lima kasus dugaan di atas kapal MV Hondius, yang berlayar dari Argentina menuju Tanjung Verde. Seorang warga negara Inggris berusia 69 tahun saat ini dirawat intensif di Johannesburg, Afrika Selatan. Seperti dilansir BBC, pejabat setempat mengatakan ia terinfeksi virus tersebut.

Hantavirus biasanya ditularkan ke manusia dari hewan pengerat melalui kotoran, air liur, atau urine. Virus ini dapat menyebabkan penyakit pernapasan yang parah. Dalam kasus yang jarang terjadi, penularan antarmanusia juga mungkin terjadi.

Kapal MV Hondius dioperasikan perusahaan tur Oceanwide Expeditions. Menurut jadwal perjalanan di situs web mereka, kapal tersebut berangkat dari Ushuaia di selatan Argentina pada 20 Maret dan menyelesaikan perjalanan pada 4 Mei di Tanjung Verde. Kapal kini berlabuh di luar ibu kota, Praia.

Baca juga:

Belum Selesai Virus Corona, Kini Muncul Hantavirus



Kapal ini digambarkan sebagai kapal pesiar kutub sepanjang 107,6 meter, dengan kapasitas 170 penumpang di 80 kabin, serta 57 awak kapal, 13 pemandu, dan satu dokter. Foster Mohale, juru bicara Kementerian Kesehatan Afrika Selatan, mengatakan terdapat sekitar 150 wisatawan dari berbagai negara di atas kapal tersebut.

Sebelum konfirmasi WHO mengenai tiga kematian, Mohale menyebut setidaknya dua orang telah meninggal. Ia mengatakan seorang pria berusia 70 tahun dan seorang perempuan berusia 69 tahun yang merupakan pasangan asal Belanda. Pejabat kesehatan itu menyebut sang pria tiba-tiba jatuh sakit, dengan gejala demam, sakit kepala, nyeri perut, dan diare. Ia meninggal saat tiba di Pulau St Helena, wilayah Inggris di Atlantik Selatan.

Sementara itu, perempuan tersebut juga jatuh sakit di atas kapal dan dievakuasi ke Afrika Selatan lalu meninggal di sebuah rumah sakit di Johannesburg.

“Korban ketiga yang meninggal juga warga Belanda. Upaya pemulangan jenazahnya sedang dilakukan, bersama seorang tamu yang memiliki hubungan dekat dengannya,” kata pihak Oceanwide Expeditions, dikutip BBC.

Perusahaan itu juga mengonfirmasi dua anggota awak kapal memerlukan perawatan medis darurat, tapi otoritas di Tanjung Verde belum memberikan izin bagi mereka untuk turun dari kapal dan dirawat di rumah sakit.

“Proses turun dari kapal dan pemeriksaan medis semua tamu memerlukan koordinasi dengan otoritas kesehatan setempat, dan kami sedang berkonsultasi erat dengan mereka,” ujar Oceanwide Expeditions.

Ahli mikrobiologi Siouxsie Wiles, dikutip BBC, mengatakan, masa inkubasi hantavirus, yakni waktu antara paparan dan munculnya gejala, dapat berkisar antara satu hingga delapan minggu. “Dengan masa inkubasi ini, mungkinkah akan ada lebih banyak orang jatuh sakit dalam beberapa hari dan minggu mendatang?,” ujarnya.

Hantavirus menjadi sorotan tahun lalu setelah istri aktor pemenang Oscar Gene Hackman meninggal akibat penyakit pernapasan yang terkait dengan virus tersebut pada Maret 2025.(dwi)

Baca juga:

Selamatkan Putrinya yang Jatuh ke Laut, Seorang Ayah Melompat dari Kapal Pesiar Disney Dream

#Kesehatan #Kapal Pesiar #Hantavirus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Bagikan