3 Bulan Terakhir Polisi Tembak 43 Pelaku Begal
Personel kepolisian meminta keterangan para pelaku begal, pada gelar kasus di Mapolda Sumatera Utara, Medan, Senin (23/3). (Foto: Antara Foto)
MerahPutih Kriminal - Indonesia Police Watch (IPW) mencatat, terhitung sejak Januari hingga Maret 2015, sebanyak 20 begal motor dikeroyok dan dibakar hidup-hidup olah massa. Dari jumlah tersebut, 11 begal tewas dan sembilan begal terluka parah.
Presidium IPW, Neta S. Pane menilai, polisi sebagai stake holder dan aparat keamanan, sejatinya sudah bergerak cepat memberantas aksi sadis yang dilakukan para begal tersebut. Dalam tiga bulan terakhir ini, IPW mencatat setidaknya ada 43 begal yang ditembak polisi. (Baca: Adik Begal "Panggang" Balas Dendam)
"Sebanyak 14 begal tewas dan 29 luka parah," kata Neta dalam keterangan persnya kepada redaksi, Rabu (1/4). (Baca: Melacak Komplotan Begal Panggang Pondok Aren)
Lebih lanjut Neta menjelaskan, meski aksi pembakaran terhadap begal sudah kerap dilakukan masyarakat, namun demikian para begal sadis tidak kapok. Para pelaku begal kian sadis melakukan aksinya, terlebih saat kondisi perekonomian tanah air semakin tidak terkendali, khususnya dengan naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan kebutuhan pokok lainnya.
"Apalagi setelah harga-harga kebutuhan tidakterkendali, menjadi salah satu faktor kejahatan jalanan kian marak.Agaknya pemerintahan Presiden Jokowi perlu mencermati fenomena ini," tandas Neta. (bhd)
Bagikan
Berita Terkait
MK Bolehkan Polisi Bertugas di Jabatan Sipil asal Sesuai Undang-Undang, Pengamat Minta tak Ada lagi Keraguan
Polri Pastikan Layanan Contact Center 110 Diakses Gratis, Masyarakat Bisa Lapor 24 Jam
Nakhoda dan ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Tersangka, Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian
Protes Institusi Polri Ditempatkan ‘Setara’ Kementerian, Penasihat Kapolri: Bertentangan dengan UUD 1945!
Polisi Tangkap Jurnalis di Morowali, Tegaskan Bukan Terkait Profesi Pers
Viral Pos Polisi Tulungagung Dipakai Bikin Video Mesum, Identitas Pelaku Masih Dicari
Rotasi Jabatan di Polda Metro Jaya, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Diganti
Premanisme di Jakarta Masih Marak, 250 Kasus Terungkap Sepanjang 2025
Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar
Polda Metro Jaya Ungkap 7.426 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Hampir 10 Ribu Tersangka Ditangkap