Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

24 Warga Positif Corona, Ini Langkah Antisipatif Pemda DIY

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 01 April 2020
24 Warga Positif Corona, Ini Langkah Antisipatif Pemda DIY

Ilustrasi: petugas medis membawa pasien terindikasi COVID-19 (Foto ANTARA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jumlah pasien positif virus corona di wilayah DIY bertambah sebanyak enam orang. Total jumlah warga DIY yang terjangkit corona, hingga Senin (31/03), mencapai 24 orang.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih menjelaskan, sebagian besar pasien tambahan telah berusia lanjut. Empat orang di antaranya warga Kabupaten Sleman.

Baca Juga:

Terinfeksi COVID-19, Tujuh Siswa Polisi Dibawa ke RS Kramat Jati

"Dua perempuan berusia 70 tahun dan 80 tahun. Dua lainnya laki-laki berusia 56 tahun, dan 36 tahun," jelas Berty melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Selasa (31/03)

Satu pasien lainnya adalah warga berjenis kelamin laki-laki dari Kota Yogyakarta berusia 48 tahun, dan laki-laki berusia 37 tahun dari Kabupaten Bantul.

Total pasien yang meninggal dunia berjumlah tiga orang dan satu pasien dinyatakan sembuh.

Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)
Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Adapun jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 181 orang. PDP ini ada yang berstatus warga Yogyakarta dan bukan warga Yogyakarta, dan tengah dirawat di rumah sakit wilayah Yogyakarta. Delapan PDP di antaranya meninggal dunia.

"Ada yang hasil positif COVID-19 keluar sehari setelah pasien meninggal. Pasien itu merupakan warga Sleman," kata dia.

Sementara, jumlah orang dalam pengawasan (ODP) sudah mencapai sekitar 2.126 orang.
Semua kasus baik yang positif, PDP, OPD mempunyai riwayat perjalanan dari luar daerah Yogyakarta.

Baca Juga:

Pembatasan Sosial Skala Besar dianggap Tepat Sebab Minim Potensi Kegaduhan

Demi mencegah semakin bertambahnya pasien corona, pemerintah Daerah istimewa Yogyakarta tengah menyiapkan lokasi karantina khusus para pemudik. Lokasi ini akan menjadi tempat isolasi mandiri para pemudik yang memiliki gejala terjangkit COVID-19.

Kepala Dinas sosial DIY Untung Sukaryadi menjelaskan, masing-masing kabupaten dan kota akan memiliki minimal satu lokasi karantina.

"Jadi nanti minimal ada 5 tempat karantina di seluruh wilayah DIY. Masih kami persiapkan dan godok tempatnya," pungkas Untung. (Teresa Ika)

Baca Juga:

Pemprov DKI Buka Belanja Bahan Pokok Secara Online

#Yogyakarta #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Bagikan