20 Ribu Massa dari 32 Ormas Islam Geruduk Kedubes Myanmar
ilustrasi (Merahputih.com / Derry Ridwansah)
MerahPutih.com - Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam berencana akan menggelar aksi solideritas untuk membela etnis Rohingya, pada Rabu (6/9) di Kedutaan Besar Myanmar, Menteng, Jakarta Pusat.
Menanggapi aksi tersebut, Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI), Slamet Maarif membenarkan aksi besar-besaran akan dilakukan pada siang nanti. Aksi itu untuk menuntut agar pemerintah Myanmar menyelesaikan krisis Rohingya.
"Ia, jam 13.00 ngumpul di HI kita demo demo besar-besaran," ujar Slamet saat dihubungi, Rabu (6/8).
Slamet mengaku, aksi solidaritas itu akan melibatkan 32 ormas Islam di Indonesia. Sosok yang juga Ketua Presidium Alumni 212 memastikan mereka yang unjuk rasa akan dimulai dengan orasi sejak pukul 14.00 WIB hingga sekitar 17.00 WIB.
"Diperkirakan ada sekitar 20 ribu umat Islam yang akan turun ke jalan menyuarakan tentang Rohingya di Kedubes Myanmar," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah umat Islam yang terdiri atas berbagai ormas seperti Front Pembela Islam Presedium Alumni 212, Forum Umat Islam (FUI), dan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) akan menggelar aksi solidaritas untuk rohingya Rabu tanggal 6 September 2017.
Mereka akan melakukan orasi terkait genosida yang ditujukan kepada etnis rohingya. Rencananya mereka akan melakukan orasi di bundaran HI kemudian bergerak menuju Kedubes Myanmar. (Asp)
Baca juga berita lainnya terkait aksi damai di Kedubes Myanmar di: Polres Jakpus Siapkan Water Canon di Depan Kedubes Myanmar
Bagikan
Berita Terkait
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
Jet Junta Myanmar Jatuhkan Bom di Rumah Sakit, 33 Orang Meninggal
Ratusan WNI Tejebak di Myanmar, 54 Orang Segera Dibawa Pulang
Dimediasi China, Junta Militer Myanmar dan Pasukan TNLA Sepakat Gencatan Senjata
Konflik di Myanmar Tidak Kunjung Selesai, Para Pemimpin ASEAN Desak Dialog Politik Nasional
75 WNI Berhasil Kabur dari Markas Perusahaan Judol Myanmar, 20 Orang Sukses Menyeberang ke Thailand
Junta Militer Myanmar Bombardir Acara Festival Buddha Tewaskan 32 Orang, 50 Luka-Luka
Junta Kembali Tetapkan Darurat Militer Jelang Pemilu Myanmar
Darurat Militer Dicabut, Junta Larang Partai Aung San Suu Kyi Ikut Pemilu Myanmar
Junta Cabut Status Darurat Militer Setelah 4,5 Tahun, Myanmar Segera Gelar Pemilu