20 Profesor Surati Presiden Jokowi Jangan Loloskan Capim KPK Bermasalah

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 02 September 2019
20 Profesor Surati Presiden Jokowi Jangan Loloskan Capim KPK Bermasalah

Prof. Hibnu Nugroho. (Foto: Sumarwoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) akan menyerahkan 10 nama yang disaring dari tes wawancara dan uji publik kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (2/9) sore Ini.

Menyikapi hal itu, sebanyak 20 guru besar/profesor yang tergabung dalam 'Guru Besar Antikorupsi' dari berbagai universitas di Indonesia meminta Presiden Jokowi untuk memilih Capim KPK yang berintegritas dan tidak bermasalah.

Baca Juga

Pansel Serahkan 10 Nama Capim KPK ke Presiden Jokowi Sore Ini

"Agar Presiden dapat selektif memilih calon Pimpinan KPK yang berintegritas dan memiliki rekam jejak yang bersih," kata perwakilan Guru Besar Antikorupsi, Profesor Hibnu Nugroho dalam surat terbuka yang diterima MerahPutih.com, Senin (2/2).

Surat terbuka Guru Besar Antikorupsi kepada Presiden Jokowi. Foto: MP/Ponco

Menurut Guru Besar Antikorupsi, masih ditemukan sejumlah catatan serius dalam proses seleksi Capim KPK periode 2019-2023. Mereka menyoroti soal komposisi Pansel, kinerjanya, sampai pada calon-calon yang mendaftar.

Baca Juga

Jika Pilih Capim KPK Bermasalah, Jokowi Bakal Dikenang Presiden Pro Korupsi

"Untuk itu 20 Guru Besar dari berbagai Universitas di Indonesia hari ini akan mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo," demikian Profesor Hibnu.

Rencananya, surat ini akan dikirimkan ke Istana Negara pada pukul 13.00 WIB.

Baca Juga

10 Nama Capim KPK Baru Sudah Rampung, Begini Kata Mantan KPKPN

Berikut isi lengkap suratnya:

Kepada Yth,

Presiden Republik Indonesia
Bapak Ir Joko Widodo

Di Jakarta

Hal: Permintaan untuk memilih Calon Pimpinan KPK yang berintegritas dan tidak bermasalah

Dengan Hormat,

Bapak Presiden Joko Widodo yang terhormat, semoga Bapak dalam keadaan sehat dan terus berkomitmen untuk memberantas korupsi.

Seperti yang Bapak ketahui bahwa saat ini telah berlangsung proses seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Agenda ini amat penting karena lima orang yang akan terpilih menjadi Komisioner akan menentukan arah KPK dan pemberantasan korupsi di Indonesia selama empat tahun ke depan.

Proses seleksi kali ini sudah hampir memasuki tahap akhir dan nantinya Bapak Presiden akan menerima hasil seleksi yang dilakukan oleh Panitia Seleksi (Pansel). Untuk itu izinkan kami menyampaikan beberapa hal kepada Bapak Presiden untuk dijadikan sebuah pertimbangan.

Pertama, besar harapan kami agar bapak Presiden melihat integritas dari calon yang akan diberikan oleh Pansel. Prinsip integritas mutlak harus dimiliki oleh lima komisioner KPK terpilih karena mereka yang nantinya akan memimpin sebuah lembaga anti korupsi.

Kedua, penting juga bagi Bapak Presiden untuk melihat rekam jejak para calon Komisoner KPK. Kami yakin, Bapak Presiden menginginkan lima Komisioner KPK mendatang merupakan figur yang tidak bermasalah atau mempunyai catatan negatif di masa lalu, baik secara etik maupun hukum. Hal ini penting untuk menjaga kredibilitas kelembagaan KPK di mata masyarakat dan dunia internasional.

Sekian surat ini kami sampaikan. Besar harapan kami Bapak Presiden akan terus memperkuat KPK dengan cara selektif dalam memilah nama-nama calon Komisioner KPK yang disampaikan oleh Pansel. Terima kasih.

Hormat Kami,

Guru Besar Anti Korupsi

1. Prof Komaruddin Hidayat (Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah)
2. Prof Sigit Riyanto (Guru Besar Universitas Gajah Mada)
3. Prof Purwo Santoso (Guru Besar Universitas Gajah Mada)
4. Prof Syamsuddin Haris (Guru Besar LIPI)
5. Prof Mochtar Pabottingi (Guru Besar LIPI)
6. Prof Hibnu Nugroho (Guru Besar Universitas Jenderal Soedirman)
7. Prof Hariadi Kartodihardjo (Guru Besar Institut Pertanian Bogor)
8. Prof Asep Saefuddin (Guru Besar Institut Pertanian Bogor)
9. Prof Bramasto Nugroho (Guru Besar Institut Pertanian Bogor)
10. Prof Sonny Priyarsono (Guru Besar Institut Pertanian Bogor)
11. Prof Didik Suharjito (Guru Besar Institut Pertanian Bogor)
12. Prof Yusram Massijaya (Guru Besar Institut Pertanian Bogor)
13. Prof Endriatmo Soetarto (Guru Besar Institut Pertanian Bogor)
14. Prof Farida Patittingi (Guru Besar Universitas Hasanuddin)
15. Prof Sulistyowati Irianto (Guru Besar Universitas Indonesia)
16. Prof Antonius Nanang Tyasbudi (Guru Besar Institut Teknologi Bandung)
17. Prof Agustinus Kastanya (Universitas Pattimura)
18. Prof Ningrum Natasya Sirait (Guru Besar Universitas Sumatera Utara)
19. Prof Werry Darta Taifur (Guru Besar Universitas Andalas)
20. Prof Zainul Daulay (Guru Besar Universitas Andalas). (Pon)

#Presiden Jokowi #Capim KPK
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tiba dikediaman Jalan Kutai Utara 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo usai berlibur bersama cucunya di Bali, Sabtu (12/7).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 13 Juli 2025
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Berita Foto
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Djan Faridz usai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Maret 2025
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Indonesia
PBHI Endus Uji Capim KPK Sekadar Formalitas
Julius memandang lima orang pimpinan dan dewan pengawas KPK yang ditetapkan DPR malah punya rekam jejak buruk
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 November 2024
PBHI Endus Uji Capim KPK Sekadar Formalitas
Indonesia
Profil & Jejak Kontroversial Johanis Tanak, Petahana Bos KPK yang Mau Hapus OTT
Mantan Jaksa Johanis Tanak kembali terpilih menjadi pimpinan KPK
Wisnu Cipto - Kamis, 21 November 2024
Profil & Jejak Kontroversial Johanis Tanak, Petahana Bos KPK yang Mau Hapus OTT
Indonesia
Profil Agus Joko Pramono, Profesor BPK Calon Pimpinan KPK Terpilih
Meski menjadi petinggi di BPK, Agus ternyata memiliki karier panjang di dunia akademisi.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 November 2024
Profil Agus Joko Pramono, Profesor BPK Calon Pimpinan KPK Terpilih
Berita Foto
Komisi III DPR Pilih Setyo Budiyanto Jadi Ketua KPK Periode 2024-2029
Anggota Komisi III DPR Arzetti Bilbina membaca surat suara saat pemilihan Pimpinan KPK periode 2024-2029 oleh Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2024).
Didik Setiawan - Kamis, 21 November 2024
Komisi III DPR Pilih Setyo Budiyanto Jadi Ketua KPK Periode 2024-2029
Indonesia
Sepak Terjang Reserse Bintang 3 Calon Ketua KPK Baru Komjen Setyo Budiyanto
Komjen Setyo Budiyanto terpilih menjadi calon Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru periode 2024-2029 berdasarkan hasil voting di Komisi III DPR, Kamis (21/11).
Wisnu Cipto - Kamis, 21 November 2024
Sepak Terjang Reserse Bintang 3 Calon Ketua KPK Baru Komjen Setyo Budiyanto
Indonesia
DPR Tetapkan 5 Capim KPK, Komjen Setyo Budiyanto Terpilih Jadi Ketua
Komjen Setyo Budiyanto yang terakhir menjabat sebagai Inspektorat Jenderal (Irjen) di Kementerian Pertanian (Kementan) terpilih dengan suara terbanyak menjadi calon Ketua KPK.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 November 2024
DPR Tetapkan 5 Capim KPK, Komjen Setyo Budiyanto Terpilih Jadi Ketua
Bagikan