20.000 Massa Ormas Islam Kepung Kedubes Myanmar
Petugas Kepolisian berjaga di depan gedung kantor Kedutaan Besar Myanmar, Jakarta, Senin (4/9). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
MerahPutih.com - Front Pembela Islam (FPI) bersama sejumlah ormas Islam berencana melakukan aksi unjuk rasa di depan Kedubes Myanmar, Rabu (6/9) besok.
Aksi yang bertajuk "Selamatkan Muslim Rohingya" itu akan digelar di Bundaran HI dan Kedubes Myanmar.
Juru Bicara FPI Slamet Maarif saat dikonfirmasi mengatakan akan mengerahkan sekitar 20.000 massa untuk mengepung Kedubes Myanmar.
"20.000 orang akan turun besok," kata Slamet kepada merahputih.com, Selasa (5/9).
Jumlah massa tersebut terdiri dari FPI, FUI, PA212 dan Gema Jakarta. Adapun tuntutan aksi unjuk rasa, yaitu "Usir Dubes Myanmar, "Stop Kerja Sama dengan Myanmar" dan "Kirim Pasukan Garuda ke Myanmar".
Etnis Rohingya kembali menjadi sorotan dunia setelah beberapa waktu lalu mengalami intimidasi dan pembunuhan oleh tentara Myanmar.
Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan ribu warga Rohingya melarikan diri dari Rakhine akibat pembunuhan massal.
Belum diketahui pasti jumlah korban meninggal dunia akibat kekejaman militer Myanmar. (Fdi)
Baca juga berita lainnya dalam artikel: Ketua Pusdiklat Buddhis Bodhidharma: Kekerasan Di Rohingya Bukanlah Ajaran Buddha
Bagikan
Berita Terkait
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
Jet Junta Myanmar Jatuhkan Bom di Rumah Sakit, 33 Orang Meninggal
Ratusan WNI Tejebak di Myanmar, 54 Orang Segera Dibawa Pulang
Dimediasi China, Junta Militer Myanmar dan Pasukan TNLA Sepakat Gencatan Senjata
Konflik di Myanmar Tidak Kunjung Selesai, Para Pemimpin ASEAN Desak Dialog Politik Nasional
75 WNI Berhasil Kabur dari Markas Perusahaan Judol Myanmar, 20 Orang Sukses Menyeberang ke Thailand
Junta Militer Myanmar Bombardir Acara Festival Buddha Tewaskan 32 Orang, 50 Luka-Luka
Presiden Prabowo Undang 16 Ormas Islam ke Hambalang, Jaga Situasi Tetap Kondusif
Junta Kembali Tetapkan Darurat Militer Jelang Pemilu Myanmar
Darurat Militer Dicabut, Junta Larang Partai Aung San Suu Kyi Ikut Pemilu Myanmar