2 Orang Meninggal Akibat Banjir di Indramayu dan Subang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Februari 2021
2 Orang Meninggal Akibat Banjir di Indramayu dan Subang

Korban banjir mengungsi di bawah Jembatan layang di Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (9/2/2021). (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kabupaten Subang, Jawa Barat dalam beberapa hari ini dilanda banjir. Bencana alam ini, sedikitnya menimpa 120 desa/kelurahan di 21 kecamatan dengan jumlah rumah terendam sebanyak 21.574 unit.

Sementara jumlah pengungsi sampai Rabu (10/1) mencapai 38.878 orang yang tersebar di masjid, kantor pemerintahan, tenda pengungsian, dan lain-lain.

"Bahkan banyak dari korban banjir itu yang mengungsi di kolong Jembatan Layang Pamanukan," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang Hidayat dikutip Antara, Rabu (10/2).

Baca Juga:

Google Luncurkan Fitur Peringatan Bencana Alam

Selain itu, banjir juga merendam tambak ikan seluas 3.093 hektare, sawah 19.021 hektare, dan jalan sepanjang 16 kilometer dengan kerugian diperkirakan sebesar Rp7,8 miliar.

Sementara itu, total terdapat 25.206 rumah yang tersebar di 22 Kecamatan di Kabupaten Indramayu yang terdampak banjir. Selain rumah, 2.096 hektar sawah warga juga ikut terendam.

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, 23.220 Warga dari Kecamatan Haurgeulis dan Kecamatan Losarang mengungsi ke tempat yang lebih aman. Dua orang dari Desa Karang Tumaritis, Kecamatan Haurgeulis dilaporkan meninggal dunia.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebagian besar wilayah Indonesia atau 96 persen dari 342 Zona Musim saat ini telah memasuki musim hujan. Puncak musim hujan akan terjadi pada Januari - Februari 2021 di sebagian Sumatera bagian selatan, sebagian besar Jawa termasuk DKI Jakarta.

Lalu, sebagian Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan bagian selatan Papua. Berdasarkan kondisi tersebut, maka kewaspadaan akan potensi cuaca ekstrem harus terus ditingkatkan.

Rumah warga di Kabupaten Indramayu terendam banjir akibat meluapnya beberapa sungai pada Minggu (7/2) lalu. (BPBD Kabupaten Indramayu)
Rumah warga di Kabupaten Indramayu terendam banjir. (BPBD Indramayu)

Analisis BMKG menunjukkan bahwa kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam beberapa hari ke depan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

Hal ini disebabkan oleh munculnya pusat tekanan rendah di sekitar wilayah Australia dan munculnya sirkulasi siklonik di sekitar wilayah utara Indonesia sehingga mempengaruhi pola arah dan kecepatan angin yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah Indonesia.

Selain itu, kondisi labilitas atmosfer yang kuat di sebagian wilayah Indonesia dapat turut berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan awan hujan dalam skala lokal. (*)

Baca Juga:

Polri Bentuk Tim Siaga Bencana Antisipasi Bencana Alam

#Banjir #Bencana Alam #BMKG #BNPB
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Dikepung Banjir, Transjakarta Perpendek dan Alihkan Sejumlah Rute
Banjir melanda Jakarta dan merendam puluhan ruas jalan. Transjakarta melakukan perpendekan dan pengalihan rute demi keselamatan penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Jakarta Dikepung Banjir, Transjakarta Perpendek dan Alihkan Sejumlah Rute
Indonesia
Mensesneg Prasetyo Hadi: Banjir Jakarta Tak Hanya Dipicu Curah Hujan
Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut banjir Jakarta dipicu perubahan tata ruang dan hilangnya situ. Prabowo minta grand design penanganan banjir Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi: Banjir Jakarta Tak Hanya Dipicu Curah Hujan
Indonesia
Puluhan Ton Garam Ditabur di Langit untuk 'Pancing' Awan ke Arah Laut, Cegah Hujan Deras di Jabodetabek
Operasi ini dilakukan BMKG bersama dengan BPBD DKI Jakarta dan TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Puluhan Ton Garam Ditabur di Langit untuk 'Pancing' Awan ke Arah Laut, Cegah Hujan Deras di Jabodetabek
Indonesia
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Ia menekankan bahwa pemerintah harus hadir dengan bantuan konkret agar anak-anak tidak berlama-lama terjebak dalam situasi pendidikan yang tidak layak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Indonesia
Update Banjir Jakarta: 45 RT dan 22 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta meluas akibat hujan deras sejak malam. BPBD mencatat 45 RT dan 22 ruas jalan tergenang di Jakarta Barat dan Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Update Banjir Jakarta: 45 RT dan 22 Ruas Jalan Tergenang Air
Indonesia
Hujan Deras Hari ini Sebabkan Banjir di Jakarta, 15 RT dan 20 Ruas Jalanan Tergenang
Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Kamis 22 Januari 2026 menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
 Hujan Deras Hari ini Sebabkan Banjir di Jakarta, 15 RT dan 20 Ruas Jalanan Tergenang
Indonesia
Jatinegara Lumpuh! Air 50 Cm Blokade Jalan Raya Bekasi Timur, Hanya Bus Transjakarta yang Berani Lewat
Di wilayah Jakarta Barat, Kelurahan Sukabumi Selatan menjadi titik paling kritis dengan ketinggian air mencapai 90 sentimeter
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Jatinegara Lumpuh! Air 50 Cm Blokade Jalan Raya Bekasi Timur, Hanya Bus Transjakarta yang Berani Lewat
Indonesia
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Petugas jangan sampai berniat membantu, tetapi justru membahayakan diri sendiri karena peralatannya tidak lengkap
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Indonesia
12 RT dan 17 Ruas Jalan Jakarta Tergenang Banjir, Termasuk Kemang dan Daan Mogot
Banjir yang merendam wilayah Jakarta semakin meluas akibat hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (22/1) dini hari.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Januari 2026
12 RT dan 17 Ruas Jalan Jakarta Tergenang Banjir, Termasuk Kemang dan Daan Mogot
Indonesia
Banjir di Jakarta Meluas, 17 Ruas Jalan Terendam
Hingga pukul 12.00 WIB, BPBD DKI Jakarta mencatat terdapat 12 RT dan 17 ruas jalan di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Utara yang terendam banjir.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Banjir di Jakarta Meluas, 17 Ruas Jalan Terendam
Bagikan