2 Anggota KKB Pimpinan Undius Kogoya Ditangkap Beserta 113 Butir Amunisi
Dirkrimum Polda Papua Kombes Faizal Rahmadani. (ANTARA/Evarukdijati)
MerahPutih.com - Penindakan terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua terus dilakukan. Kelompok tersebut kerap menebar teror ke aparat keamanan hingga masyarakat sipil.
Tim Penegakan Hukum Satgas Damai Cartenz terkini menangkap dua orang anggota KKB di dua lokasi berbeda di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.
Baca Juga:
KKB Bakar Alat-Alat Berat Pembangunan Jalan Oksebang-Kiwirok di Pegunungan Bintang
Dirkrimum Polda Papua Kombes Faizal Rahmadani mengatakan, dua anggota KKB yang diduga bertugas mencari logistik itu ditangkap saat tengah mencari logistik berupa amunisi maupun senjata api.
Ia mengatakan, awalnya tim menangkap MK di kawasan Djayanti pada Kamis (22/9) beserta 113 butir amunisi berbagai kaliber dan satu airsoft gun jenis revolver.
"Amunisi yang diamankan itu terdiri atas 95 butir amunisi kaliber 5,56 mm dan 18 butir amunisi V2 sabhara karet," paparnya, Jumat (23/9), seperti dikutip Antara.
Baca Juga:
Suplai Dana Amunisi ke KKB, Kepala Kampung Ditangkap
Sementara itu, pada Jumat pagi, sekitar pukul 11.20 WIT, tim menangkap BK di kawasan SP 5.
Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan, keduanya merupakan anggota KKB Kelompok Intan Jaya yang dipimpin Undius Kogoya.
"Saat ini keduanya hingga kini masih dalam pemeriksaan penyidik, " ujarnya. (*)
Baca Juga:
KKB Lebih Tepat Diselesaikan dengan Pendekatan Hukum Dibandingkan Militer
Bagikan
Berita Terkait
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan