172 Ribu Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 24 Januari 2021
172 Ribu Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin

Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina menunjukan vaksin COVID-19. (ANTARA/HO istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) masih terus berlangsung di seluruh daerah.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat per hari ini, Sabtu (23/1), sebanyak 172.901 orang telah divaksin.

“Jumlah tersebut di 13.525 fasilitas layanan kesehatan yang ada di 92 kabupaten dan kota di 34 provinsi,” kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemkes Siti Nadia Tarmidzi pada temu media mengenai perkembangan vaksinasi, Sabtu (23/1).

Baca Juga:

Bio Farma Selesai Produksi 4 Juta Vaksin COVID-19, Februari Didistribusikan

Dari 172.901 tenaga kesehatan yang tercatat tersebut, ada sekitar 27.000 batal atau ditunda dengan berbagai alasan.

Di antaranya, saat datang di fasyankes, tekanan darah tinggi lebih dari 140 per 90 saat dilakukan screening.

Kemudian ada yang merupakan penyintas COVID-19, ibu menyusui, dan penyakit komorbid atau penyakit bawaan.

Pada tahap awal vaksinasi COVID-19, pemerintah sudah menyebarkan undangan kepada tenaga kesehatan untuk mendapatkan vaksinasi bagi 598.483 dari target sebanyak 1,4 juta.

Sisanya sebanyak 888.282 tenaga kesehatan sudah mulai diberikan undangan di tanggal 21 Januari 2021.

Bagi yang belum terdaftar di termin pertama ini, mereka akan masuk dalam kelompok termin kedua di luar 92 kabupaten dan kota.

Arsip - Tenaga kesehatan menyiapkan vaksin saat simulasi vaksinasi COVID-19 di RS Islam, Jemursari, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/12/2020). (ANTARA FOTO/Moch Asim/rwa)
Arsip - Tenaga kesehatan menyiapkan vaksin saat simulasi vaksinasi COVID-19 di RS Islam, Jemursari, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/12/2020). (ANTARA FOTO/Moch Asim/rwa)

Kemenkes optimistis sampai akhir Februari 2021 seluruh target sebanyak 1,4 juta tenaga kesehatan sudah tervaksinasi.

Baru kemudian dilanjutkan ke sasaran lainnya yaitu petugas publik dan penduduk lansia yang targetnya mulai diberikan pada Maret hingga April 2021.

Vaksinasi terus dilakukan hingga mencapai target sasaran 181,5 juta orang.

Vaksinasi dilaksanakan selama 15 bulan ke depan atau dari Januari 2021 hingga Maret 2022.

Nadia mengatakan, vaksin COVID-19 sangat penting bagi tenaga kesehatan untuk mencegah tingkat keparahan penyakit dan kematian.

Baca Juga:

Terkena COVID-19, Doni Monardo Rupanya Belum Divaksin

Saat ini, sekitar 600 tenaga kesehatan baik dokter, perawat, bidan, petugas kesehatan lainnya dan tenaga lab wafat akibat COVID-19.

Nadia mengatakan, manfaat vaksin jauh lebih besar dibandingkan risiko yang ditimbulkan.

Vaksin Sinovac yang saat ini digunakan untuk program vaksinasi memiliki efikasi atau khasiat sebesar 65,3 persen.

Artinya, vaksin ini akan memberikan perlindungan pada tubuh dari infeksi COVID-19 hingga 65,3 persen, sedangkan risiko untuk terinfeksi hanya 30 persen lebih. (Knu)

Baca Juga:

Jabar Butuh 30 Ribu Tukang Suntik agar Vaksinasi COVID-19 Selesai 6 Bulan

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksin yang diberikan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Sebanyak 14.645 ekor hewan yang divaksin itu terdiri atas anjing 2.363 ekor, kucing 12.126 ekor, kera 104 ekor dan musang 52 ekor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela” menyebut, rekayasa cuaca itu dilakukan agar penyakit TBC kembali tinggi sehingga berdampak pada penggunaan vaksin dan obat.
Frengky Aruan - Minggu, 06 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Indonesia
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Tengah viral di media sosial informasi yang menyebut vaksin sengaja disiapkan sebelum penyakit tersebut muncul.
Frengky Aruan - Rabu, 11 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Bagikan