15.500 ASN Kota Bandung Diperingatkan Tingkatkan Kompetensi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 03 Agustus 2023
15.500 ASN Kota Bandung Diperingatkan Tingkatkan Kompetensi

ASN. (Foto: Humas Kota Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung memastikan terus memantau kompetensi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Termasuk memberikan apresiasi kepada ASN yang berprestasi.

"Setiap jabatan yang diduduki ASN pasti kita terus pantau. Apakah kompetensinya memadai untuk melaksanakan tugas dalam jabatan itu," ujar Kepala BKPSDM Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa.

Baca Juga:

Gaji ASN dan TNI-Polri akan Naik Bulan Agustus 2023

Adi memastikan, uji kompetensi yang diberikan kepada ASN terus dikembangkan untuk meningkatkan pelayanan maupun kapasitas yang dimiliki.

"Tentu hasil uji kompetensi, sebagai landasan untuk terus mengembangkan kapasitas pegawai, sehingga nanti kinerja sesuai yang diharapkan," tuturnya.

Ia mengatakan, pengembangan kompetensi kapasitas memegang peranan penting bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Dalam manajemen Aparatur Sipil Negara pengembangan kompetensi kapasitas memegang peran penting. Kompetensi ini diatur dalam undang-undang ASN seperti kompetensi teknis, manajerial hingga sosial kultural," kata Adi.

Bagi ASN yang berprestasi maupun menghadirkan inovasi setiap tugas yang diembannya akan ada apresiasi.

"Setiap tahun kita adakan ASN berprestasi. Nanti ada kategori, seperti pimpinan masuk kepada kepala dinas dan sebagainya. Ada juga usia muda yang disebut future leader, hingga yang memiliki inovasi yang menginspirasi, kita berikan apresiasi," ujarnya.

"Ini sesuai dengan janji wali kota, mengapresiasi kepada para ASN berprestasi. Kita menilai dalam hal pelaksanaanya, seperti inovasi, kreativitas, melakukan layanan publik hingga terasa manfaatnya dilaksanakan di Kota Bandung," ungkap Adi.

Ia berharap bagi ASN yang berjumlah sekitar 15.500 di Kota Bandung itu mampu meningkatkan kapasitas juga kompetensi dalam melaksanakan tugas.

"Kalau dalam kaitan pengembangan ASN, terus kita tingkatkan kinerja itu. Harapan kami, kompetensi kerjasama yang kompak kemudian juga soliditas karena dalam core values ASN ini harus kolaborasi juga harmonis," ungkapnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

USAID Kolaborasi Bantu ASN dan Warga Tingkatkan Pengelolaan Dana Otsus Papua

#Aparatur Sipil Negara (ASN) #Pegawai Negeri Sipil
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemkot Solo Mulai Uji Coba WFA untuk ASN, Efisiensi Anggaran Jadi Alasan
Pemerintah Kota Solo mulai uji coba Work From Anywhere (WFA) bagi ASN di 9 OPD. Kebijakan ini terkait efisiensi anggaran dan evaluasi kinerja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Pemkot Solo Mulai Uji Coba WFA untuk ASN, Efisiensi Anggaran Jadi Alasan
Indonesia
Hari Pertama Kerja 2026, Pemprov DKI Serahkan SK Pengangkatan 16.426 PPPK Paruh Waktu
Pemprov DKI Jakarta memastikan seluruh layanan publik berjalan normal pada hari pertama kerja 2026. Tingkat kehadiran pegawai tercatat mencapai 99 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Januari 2026
Hari Pertama Kerja 2026, Pemprov DKI Serahkan SK Pengangkatan 16.426 PPPK Paruh Waktu
Indonesia
ASN Diperbolehkan WFA Jelang Tahun Baru 2026, Layanan Publik Tetap Jalan
Pemerintah mengizinkan ASN bekerja dari mana saja atau WFA selama libur Natal dan Tahun Baru 2026, berlaku 29–31 Desember. Layanan publik tetap dijaga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Desember 2025
ASN Diperbolehkan WFA Jelang Tahun Baru 2026, Layanan Publik Tetap Jalan
Indonesia
Gubernur Pramono: Jangan Hanya Andalkan APBD, ASN DKI Jakarta Harus Lebih Kreatif
Pramono Anung menekankan pentingnya transformasi ekonomi untuk menjadikan birokrasi Jakarta lebih transparan dan fleksibel.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 September 2025
Gubernur Pramono: Jangan Hanya Andalkan APBD, ASN DKI Jakarta Harus Lebih Kreatif
Indonesia
Lepas 1.700 Peserta ASN Run 2025, Gubernur Pramono: Bukti Jakarta Aman Gelar Event Besar
Pramono sebut kegiatan ini menjadi salah satu langkah membentuk ASN yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 September 2025
Lepas 1.700 Peserta ASN Run 2025, Gubernur Pramono: Bukti Jakarta Aman Gelar Event Besar
Indonesia
Kondisi Mental ASN DKI Jakarta Bikin Merinding, DPRD Minta Layanan Psikologis Ada di Tiap Puskesmas
Komisi E akan mengawal hal ini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Agustus 2025
Kondisi Mental ASN DKI Jakarta Bikin Merinding, DPRD Minta Layanan Psikologis Ada di Tiap Puskesmas
Indonesia
Oknum ASN Ditangkap karena Terlibat Terorisme, Pengamat: Kemenag ‘Lalai’ dalam Tangkal Ideologi Radikal
Seorang pegawai Kementerian Agama ditangkap Densus 88 atas dugaan keterlibatan jaringan terorisme.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Agustus 2025
Oknum ASN Ditangkap karena Terlibat Terorisme, Pengamat: Kemenag ‘Lalai’ dalam Tangkal Ideologi Radikal
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Ungkap 15 Persen ASN Terindikasi Memiliki Masalah Kesehatan Mental
Hasil ini menjadi sinyal penting perlunya konsultasi lebih lanjut dengan tenaga profesional.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 21 Juli 2025
Dinkes DKI Jakarta Ungkap 15 Persen ASN Terindikasi Memiliki Masalah Kesehatan Mental
Indonesia
Terungkap! 62 Persen ASN DKI Obesitas, Dinas Kesehatan Langsung Turun Tangan
Program ini mengajak peserta untuk berjalan kaki 7.500 langkah setiap hari selama 21 hari
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 Juli 2025
Terungkap! 62 Persen ASN DKI Obesitas, Dinas Kesehatan Langsung Turun Tangan
Indonesia
Wagub Rano Klarifikasi Ucapannya Bakal Potong Tukin ASN yang Telat Masuk akibat Antar Anak Sekolah
Wagub Rano klarifikasi, Pemprov DKI mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak pada Hari Pertama Sekolah.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 14 Juli 2025
Wagub Rano Klarifikasi Ucapannya Bakal Potong Tukin ASN yang Telat Masuk akibat Antar Anak Sekolah
Bagikan