1.050 Balita di Solo Alami Stunting

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 04 Juni 2023
1.050 Balita di Solo Alami Stunting

Ilustrasi bayi. Foto: PublicDomainPictures/Pixabay

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) mencatat 1.050 Balita Stunting pada pertengahan tahun ini.

Di sisi lain, berdasarkan hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) pada 2021, Kota Solo berada di angka 20,4 persen, sementara di tahun 2022 turun menjadi 16,2 persen.

Baca Juga

Kakak Asuh dan IIDI Kota Bogor Kolaborasi Cegah Stunting

"Secara nasional kinerja pemerintah daerah dalam penanganan stunting diukur dari SSGI itu. Jadi untuk saat ini kasus aktif kita ada 1.050 balita stunting itu," kata Kepala DP3AP2KB Solo, Purwanti, Sabtu (3/6).

Dikatakannya, persoalan stunting tidak melulu disebabkan hanya karena persoalan asupan gizi saja. Dia menilai ada beragam faktor lain yang sedikit banyak berpengaruh pada fenomena stunting.

"Misalnya masalah kesejahteraan yang belum terpenuhi, permasalahan lingkungan hidup (kebersihan rumah tinggal dan lingkungan) dan sebagainya," kata dia.

Baca Juga

Kota Layak Anak Terganjal Data 788 Anak Alami Stunting dan Pernikahan Dini

Adanya kasus stunting, kata dia, diperparah dengan adanya fenomena pernikahan usia anak yang terjadi di Solo sepanjang tahun ini. Kemudian kehamilan dengan reproduksi yang belum matang juga rawan melahirkan bayi prematur,

"Bayi prematur makin rawan stunting. Yang rawan lainnya kehamilan di atas usia 35 tahun," papar Purwanti.

Diakuinya, fakta tersebut jadi pekerjaan rumah yang cukup berat menimbang Pemkot Surakarta sebelumnya telah mendeklarasikan Zero Stunting di 2024 mendatang. Pihaknya pun membenarkan untuk nol stunting di 2024 memang sulit direalisasikan.

"Yang bisa dilakukan dalam upaya untuk menekan angka kasusnya, minimal nol kasus baru di 2024, diperlukan upaya bersama yang terintegrasi dan berkelanjutan antara masyarakat dan stakeholder terkait," ucap dia.

Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa memastikan Pemkot Solo terus berupaya untuk menuntaskan fenomena stunting dengan berbagai cara. Mulai dari peningkatan gizi pada balita hingga meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga yang memiliki anak yang baru lahir agar tidak stunting.

"Kolaborasi antar stakeholder harus kuat karena masalah stunting ini tidak hanya dari segi kesehatan saja, ada faktor-faktor penyebab lainnya seperti kemiskinan harus kita tuntaskan," kata Teguh. (Ismail/Jawa Tengah).

Baca Juga

Gandeng Dokter Rayendra, BKKBN Giatkan Program Entaskan Stunting di Kota Bogor

#Pemkot Solo #Stunting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
SOYJOY Nutrition Award 2026 Apresiasi 213 Program Gizi, Soroti Inovasi Penanganan Stunting dan Kesehatan Masyarakat
SOYJOY Nutrition Award 2026 menghimpun 213 program gizi dari berbagai daerah. Hampir separuh program berfokus pada penanganan stunting.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
SOYJOY Nutrition Award 2026 Apresiasi 213 Program Gizi, Soroti Inovasi Penanganan Stunting dan Kesehatan Masyarakat
Indonesia
Waspada! Risiko Stunting Anak Indonesia Bisa Melonjak Tinggi
Prevalensi stunting tahun 2022 menurut Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) sebesar 21,6 persen dan meningkat dengan adanya El Nino ini sampai bertambah 15-25 persen
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Waspada! Risiko Stunting Anak Indonesia Bisa Melonjak Tinggi
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
Showcase MBG Solo Diserbu Warga, Ribuan Porsi Ludes di CFD
Showcase MBG II di Solo ramai diserbu warga. Ribuan porsi pun ludes ketika diserbu warga saat CFD pada Minggu (10/5).
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Showcase MBG Solo Diserbu Warga, Ribuan Porsi Ludes di CFD
Indonesia
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Dinkes Solo mencatat, sebanyak 450 kasus TBC ditemukan sejak awal 2026. Pemkot Solo pun menggelar cek kesehatan gratis.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Indonesia
Sidak Jelang Lebaran 2026, Pemkot Solo Temukan Makanan Kedaluwarsa dan Kemasan Rusak di Pasar
Pemkot Solo menemukan makanan kedaluwarsa dan kemasan rusak saat sidak pangan. Inspeksi ini dilakukan menjelang Lebaran 2026.
Soffi Amira - Jumat, 13 Maret 2026
Sidak Jelang Lebaran 2026, Pemkot Solo Temukan Makanan Kedaluwarsa dan Kemasan Rusak di Pasar
Indonesia
Pemkot Solo Buka Posko Aduan THR, Perusahaan Wajib Bayar H-7 Lebaran 2026
Pemkot Solo membuka posko aduan THR 2026. Perusahaan pun wajib membayar THR maksimal H-7 Lebaran 2026.
Soffi Amira - Jumat, 27 Februari 2026
Pemkot Solo Buka Posko Aduan THR, Perusahaan Wajib Bayar H-7 Lebaran 2026
Indonesia
Rio Haryanto Buka Suara soal ASN Solo Bocorkan Data Pribadinya, Serahkan Kasus ke Pemkot
Rio Haryanto buka suara soal ASN Solo yang membocorkan data pribadinya. Ia pun menyerahkan kasus ini ke Pemkot Solo.
Soffi Amira - Jumat, 20 Februari 2026
Rio Haryanto Buka Suara soal ASN Solo Bocorkan Data Pribadinya, Serahkan Kasus ke Pemkot
Indonesia
PAM Jaya Gencarkan Program Pencegahan Stunting Lewat Edukasi Gizi dan Air Bersih
PAM Jaya memperkuat program pencegahan stunting lewat edukasi gizi dan air bersih. Kegiatan itu sudah dilaksanakan di tiga titik Jakarta Utara.
Soffi Amira - Rabu, 18 Februari 2026
PAM Jaya Gencarkan Program Pencegahan Stunting Lewat Edukasi Gizi dan Air Bersih
Indonesia
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Pemkot Solo siap merekrut 286 tenaga pendidik pada tahun ini. Hal itu dikarenakan adanya krisis tenaga pendidik akibat pensiun.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Bagikan