Keracunan MBG di Papua & Semarang, Menkes Akui Temuan Bakteri di Menu

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Keracunan MBG di Papua & Semarang, Menkes Akui Temuan Bakteri di Menu

Arsip - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Kasus keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di daerah Papua dan Semarang Jawa Tengah.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan hasil laboratorium menemukan adanya bakteri E. coli pada menu yang dikonsumsi penerima manfaat di Papua dan Semarang, Jawa Tengah.

Begitu ada keracunan, tim Kemenkes langsung turun. Laporannya sudah ada, hasil labnya juga sudah ada. Memang teridentifikasi beberapa makanan mengandung bakteri E. coli,

kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Kamis (6/8).

Bukan Cuma Buah Pendamping, Bakteri E. coli Juga Ditemukan di Menu Utama

Menurut Budi, temuan bakteri bukan hanya di dalam buah pendamping, tetapi juga lauk hingga menu makanan utama.

Budi menegaskan Kemenkes telah memberikan saran-saran kepada BGN mengenai masalah-masalah yang ditemukan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu, khususnya terkait proses prosedur penyiapan MBG yang berpotensi memicu keracunan.

Bukan hanya semangka tapi juga makanan lain,

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta

Menteri Budi juga mengapresiasi kecepatan respons Kepala BGN Sudaryono untuk segera menindaklanjuti masukan-masukan temuan dari kemenkes.

Faktor Kesalahan Prosedur Memasak Pemicu Keracunan MBG di Papua dan Semarang

  • Di Papua, dapur MBG mulai memasak sejak pukul 07.00–08.00 pagi untuk makanan yang baru dibagikan keesokan harinya pukul 11.00.

  • Di Semarang, dapur mulai memasak pukul 21.00 malam sebelum pembagian makanan.

#Keracunan Massal MBG #Budi Gunadi Sadikin # Bakteri E. Coli
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Dapur desa tersebut dapat dikelola oleh masyarakat, termasuk komunitas perempuan desa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Indonesia
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Ompreng yang telah diisi menu MBG langsung dimasukkan ke sealer dan sinar ultraviolet untuk mendeteksi apakah ada bakteri atau tidak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mendag Soroti Pengemasan Ompreng Jadi Rawan Penyebab Keracunan
Indonesia
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
BGN juga menyiapkan langkah untuk mengantisipasi kejenuhan pengelola SPPG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
Indonesia
RSCM Tidak Temukan Ada Gangguan Otak di Siswi Karo Korban Keracunan MBG
RSCM memastikan tidak ada gangguan fungsi otak pada pelajar Karo terduga korban Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasien dinyatakan siap bersekolah lagi. Cek detailnya!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
RSCM Tidak Temukan Ada Gangguan Otak di Siswi Karo Korban Keracunan MBG
Indonesia
Keracunan Makanan Jadi Tantangan MBG, BGN Perjelas Aturan Penanggung Jawab
Regulasi MBG harus mampu menjawab persoalan yang benar-benar terjadi di lapangan.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Keracunan Makanan Jadi Tantangan MBG, BGN Perjelas Aturan Penanggung Jawab
Indonesia
Legislator Minta Badan POM Perketat Pengawasan Keamanan Pangan Program MBG
Pelaksanaan MBG tidak boleh hanya memenuhi aspek gizi, tetapi juga menjamin keamanan pangan bagi para penerima manfaat.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Legislator Minta Badan POM Perketat Pengawasan Keamanan Pangan Program MBG
Indonesia
DPR Desak Penyidik PNS Kemenkes dan BPOM Aktif Usut Keracunan MBG
DPR RI mendesak PPNS Kemenkes dan BPOM proaktif mengusut kasus keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
DPR Desak Penyidik PNS Kemenkes dan BPOM Aktif Usut Keracunan MBG
Indonesia
Rekap MBG 1-3 September, 2.000 Siswa Diduga Keracunan dalam 3 Hari
Total sekitar 2.000 siswa, santri, guru, dan penerima manfaat mengalami gejala mulai dari mual, pusing, hingga diare, diduga akibat keracunan saat mengonsumsi menu MBG.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Rekap MBG 1-3 September, 2.000 Siswa Diduga Keracunan dalam 3 Hari
Indonesia
Keracunan Massal MBG Sidoarjo Gara-Gara Salah Tulis Label Konsumsi 3 Jam, Dikirim Sudah Lewat Batas Waktu
Kasus keracunan MBG di Sidoarjo terungkap akibat SPPG salah menuliskan label konsumsi dan pengiriman telat.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Keracunan Massal MBG Sidoarjo Gara-Gara Salah Tulis Label Konsumsi 3 Jam, Dikirim Sudah Lewat Batas Waktu
Bagikan