Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Worm Moon Munculnya Cacing dari Dalam Tanah

P Suryo R - Kamis, 01 Maret 2018

PADA tahun ini, agaknya mata kita akan selalu dimanjakan oleh pemandangan di malam hari. Sebelumnya, kita telah melalui dua purnama pada Januari dan Februari. Pada Maret, kita kembali bersiap-siap dengan fenomena bulan purnama lainnya yang tak kalah indah. Tak tanggung-tanggung, bulan purnama dapat disaksikan dua kali.

Bulan purnama pertama muncul pada 1 Maret 2018, sementara purnama kedua akan hadir pada 31 Maret. Bulan purnama yang muncul pada 1 Maret 2018 bernama Worm Moon sedangkan bulan purnama yang muncul pada 31 Maret 2018 merupakan Blue Moon.

Kita sudah tak asing dengan istilah blue moon. Namun apakah artinya Worm Moon atau bulan cacing?

bulan cacing
Bumi akan melunak dan siap untuk terlahir kembali. (Foto: Elite Daily)

Berbagai istilah untuk bulan purnama pertama kali dibuat oleh suku Indian pada saat kehadiran penduduk kolonial di tanah Amerika. Berbagai istilah purnama yang dibuat pun merujuk pada fenomena alam yang terjadi saat purnama tersebut muncul. Salah satunya adalah purnama yang muncul pada awal Maret dan akhir Maret.

Suku Indian percaya bahwa pada Maret, bumi akan melunak dan siap untuk terlahir kembali setelah melewati musim dingin yang berat di bulan-bulan sebelumnya. Filosofis tersebut agaknya sesuai dengan keadaan alam yang terjadi pada 1 Maret 2018.

Di awal Maret, tanah menjadi lunak dan cacing-cacing akan muncul ke permukaan tanah. Oleh sebab itu, muncullah istilah Worm Moon untuk bulan purnama di Bulan Maret.

Untuk menyambut kehadiran Worm Moon, suku Indian melakukan berbagai ritual yang sesuai dengan filosofis mereka. Tak hanya bumi yang terlahir kembali. Di awal Maret, mereka percaya jika jiwa mereka juga terlahir kembali.

Ingin melakukan hal serupa dengan suku Indian? Saat purnama Worm Moon tiba, kita bisa berkontemplasi dengan diri sendiri. Di bawah sinar rembulan, kita akan lebih fokus merenungi berbagai peristiwa yang dialami di masa sebelumnya dan bersiap untuk terlahir kembali.

Berkontemplasi di bawah cahaya bulan, membawa sugesti positif bagi diri sendiri. Kita merasa memiliki peluang untuk mendapat berbagai hal yang lebih baik dibanding masa sebelumnya dan menimbulkan optimisme. (avia)

Baca Artikel Asli