MerahPutih.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar tidak mendekati kawah Tompaluan-Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, menyusul meningkatnya aktivitas kegempaan gunung api dalam beberapa hari terakhir.
“Tingkat aktivitas Gunung Lokon saat ini Level II (Waspada),” kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Lokon, Armando Manguleh, dalam keterangannya dikutip media, Jumat (6/2).
Baca juga:
Radius Bahaya 1,5 KM dari Kawah
Dalam laporan terbarunya, Badan Geologi mengimbau masyarakat dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Tompaluan.
Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi lahar di sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Lokon, terutama pada musim hujan.
"Jika terjadi letusan dan hujan abu, warga diimbau tetap berada di dalam rumah. Apabila terpaksa berada di luar, disarankan menggunakan masker dan kacamata pelindung," tulis imbauan Badan Geologi, dilansir Antara
Kementerian ESDM sebelumnya menurunkan status Gunung Lokon dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) pada 21 Oktober 2025 pukul 12.00 WITA. Meski statusnya diturunkan, aktivitas kegempaan masih perlu diwaspadai.
Baca juga:
Sejumlah Bangunan Runtuh di Pacitan Akibat Gempa M 6,4 Jumat Pagi
Aktivitas Gempa Terbaru Gunung Lokon
Terbaru, Gunung Lokon kembali mengalami aktivitas kegempaan padaa 4 Februari 2026 lalu. Berikut aktivitas gempa yang terekam pos pengamatan Gunung Lokon Badan Geologi:
- Dua kali gempa embusan dengan amplitudo 20–38 mm selama 22–30 detik.
- Dua kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 8–37 mm, S-P 0,3–0,8 detik selama 6–11 detik.
- Tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4–10 mm, durasi 50–90 detik.
(*)