Wisatawan Dilarang Dekati Kawah Gunung Lokon, Batas Aman di Luar Radius 1,5 KM

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Wisatawan Dilarang Dekati Kawah Gunung Lokon, Batas Aman di Luar Radius 1,5 KM

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berharap masyarakat dan wisatawan tidak mendekati kawah Tompaluan-Gunung Lokon, di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. ANTARA/Karel A Polakitan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar tidak mendekati kawah Tompaluan-Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, menyusul meningkatnya aktivitas kegempaan gunung api dalam beberapa hari terakhir.

“Tingkat aktivitas Gunung Lokon saat ini Level II (Waspada),” kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Lokon, Armando Manguleh, dalam keterangannya dikutip media, Jumat (6/2).

Baca juga:

SAR Evakuasi Pendaki Gunung Lokon yang Meninggal Dunia

Radius Bahaya 1,5 KM dari Kawah

Dalam laporan terbarunya, Badan Geologi mengimbau masyarakat dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Tompaluan.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi lahar di sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Lokon, terutama pada musim hujan.

"Jika terjadi letusan dan hujan abu, warga diimbau tetap berada di dalam rumah. Apabila terpaksa berada di luar, disarankan menggunakan masker dan kacamata pelindung," tulis imbauan Badan Geologi, dilansir Antara

Kementerian ESDM sebelumnya menurunkan status Gunung Lokon dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) pada 21 Oktober 2025 pukul 12.00 WITA. Meski statusnya diturunkan, aktivitas kegempaan masih perlu diwaspadai.

Baca juga:

Sejumlah Bangunan Runtuh di Pacitan Akibat Gempa M 6,4 Jumat Pagi

Aktivitas Gempa Terbaru Gunung Lokon

Terbaru, Gunung Lokon kembali mengalami aktivitas kegempaan padaa 4 Februari 2026 lalu. Berikut aktivitas gempa yang terekam pos pengamatan Gunung Lokon Badan Geologi:

  • Dua kali gempa embusan dengan amplitudo 20–38 mm selama 22–30 detik.
  • Dua kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 8–37 mm, S-P 0,3–0,8 detik selama 6–11 detik.
  • Tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4–10 mm, durasi 50–90 detik.

(*)

#Gunung Berapi #Sulawesi Utara #Tomohon
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Wisatawan Dilarang Dekati Kawah Gunung Lokon, Batas Aman di Luar Radius 1,5 KM
Badan Geologi mengimbau masyarakat dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Tompaluan.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Wisatawan Dilarang Dekati Kawah Gunung Lokon, Batas Aman di Luar Radius 1,5 KM
Indonesia
Hari Ini Gunung Semeru 6 Kali Erupsi, Ini Rinciannya
Gunung Semeru juga mengalami 3 kali Harmonik dengan amplitudo 10-11 mm, dan lama gempa 118-360 detik, kemudian 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 7 mm, S-P 19 detik dan lama gempa 39 detik,.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Hari Ini Gunung Semeru 6 Kali Erupsi, Ini Rinciannya
Indonesia
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Aktivitas masyarakat di wilayah terdampak yang mulai kembali normal.
Frengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Indonesia
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Dua orang tersebut dari keterangan rekannya yang turun nekat naik ke Gunung Merapi. Padahal sudah jelas dilarang naik Gunung Merapi berstatus siaga III.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Indonesia
Sidang Etik Kalapas Enemawira Paksa Napi Makan Anjing Digelar di Jakarta, Statusnya Sudah Nonaktif
Sidang kode etik Kalapas Enemawira itu digelar di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Gambir, Jakarta, hari ini Selasa 2 Desember 2025.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Sidang Etik Kalapas Enemawira Paksa Napi Makan Anjing Digelar di Jakarta, Statusnya Sudah Nonaktif
Indonesia
Siaga Maksimal Erupsi Awan Panas Semeru, Jauhi Titik-Titik Rawan Ini
Posisi siaga maksimal untuk memastikan keselamatan warga yang terdampak awan panas guguran Gunung Semeru
Wisnu Cipto - Kamis, 20 November 2025
Siaga Maksimal Erupsi Awan Panas Semeru, Jauhi Titik-Titik Rawan Ini
Indonesia
Gunung Semeru 6 Kali Erupsi hingga 05.53 WIB, Tinggi Letusan sampai 700 Meter
Erupsi Gunung Semeru tercatat sehak Selasa (21/10) dini hari WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 21 Oktober 2025
Gunung Semeru 6 Kali Erupsi hingga 05.53 WIB, Tinggi Letusan sampai 700 Meter
Indonesia
Siklon Tropis Fengshen Turut Memengaruhi, Sulawesi Utara Akan Dilanda Cuaca Ekstrem hingga 26 Oktober
Pada Selasa (21/10), Sulawesi Utara (Sulut) diperkirakan cerah hingga hujan ringan, berbeda dengan hari-hari berikutnya.
Frengky Aruan - Selasa, 21 Oktober 2025
Siklon Tropis Fengshen Turut Memengaruhi, Sulawesi Utara Akan Dilanda Cuaca Ekstrem hingga 26 Oktober
Indonesia
Gunung Ibu di Halmahera Barat Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1,2 Kilometer
Gunung setinggi 1.325 meter dari permukaan laut itu saat ini berada pada status Level II atau Waspada.
Frengky Aruan - Senin, 20 Oktober 2025
Gunung Ibu di Halmahera Barat Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1,2 Kilometer
Indonesia
Debu Vulkanik Dari 2 Letusan Gunung Api Ancam Warga NTT, Warga Diminta Pakai Kacamata dan Tutup Rumah
Sebaran abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki, hingga saat ini masih berdampak di Kabupaten Flores Timur, Sikka, Ende, dan Nagekeo, sedangkan sebaran abu vulkanik Ile Lewotolok masih berdampak di Lembata dan Flores Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 September 2025
Debu Vulkanik Dari 2 Letusan Gunung Api Ancam Warga NTT, Warga Diminta Pakai Kacamata dan Tutup Rumah
Bagikan