Siaga Maksimal Erupsi Awan Panas Semeru, Jauhi Titik-Titik Rawan Ini

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 20 November 2025
Siaga Maksimal Erupsi Awan Panas Semeru, Jauhi Titik-Titik Rawan Ini

Warga mengabadikan luncuran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (19/11/2025). ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/YU

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik setelah erupsi hebat kemarin sore. Hingga Kamis pukul 00.00–06.00 WIB tercatat 25 kali gempa letusan dan 32 kali gempa guguran, dengan status tetap berada di Level IV (Awas).

Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang menegaskan berada dalam posisi siaga maksimal untuk memastikan keselamatan warga yang terdampak awan panas guguran Gunung Semeru.

“Kami sudah mengaktifkan seluruh unit tim penanggulangan bencana, mulai dari tim reaksi cepat, tim evakuasi, logistik, hingga dukungan kesehatan. Semua bergerak terkoordinasi mengikuti rekomendasi PVMBG,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, Kamis (20/11).

Baca juga:

Kamis Pagi, 59 Gempa Hantam Semeru dalam 6 Jam Pasca-Erupsi

Titik-Titik Rawan Erupsi Semeru

Tim penanggulangan bencana disebar di titik-titik rawan, terutama di wilayah yang berhadapan langsung dengan potensi awan panas, lahar, dan guguran material di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

“Mereka memastikan jalur evakuasi tetap aman, pos pengungsian siap digunakan, serta alat komunikasi darurat dalam kondisi aktif,” ujar Yudhi, dilansir Antara.

BPBD menekankan kepatuhan warga terhadap rekomendasi PVMBG terkait tiga larangan yang wajib dipatuhi sebagai langkah paling menentukan keselamatan saat erupsi Semeru.

Baca juga:

Semeru Meletus, Puluhan Pendaki Terjebak di Pos Ranu Kumbolo

Rekomendasi PVMBG itu meliputi larangan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 20 km dari puncak, larangan berada dalam radius 8 km dari kawah, serta menjauhi sempadan sungai minimal 500 meter.

“Tim di lapangan terus mengingatkan warga. Kami mohon semua pihak menjauhi sempadan sungai minimal 500 meter karena potensi lahar bisa muncul tiba-tiba, terutama saat hujan di hulu,” imbuh Yudhi.

“Gunung Semeru memang aktif, namun dengan kedisiplinan dan kebersamaan, risiko dapat ditekan dan keamanan tetap terjaga,” tandas pejabat BPBD Lumajang itu. (*)

#Erupsi Semeru #Lumajang #Gunung Berapi
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Semeru Mengamuk Minggu Malam, Kolom Abu Raksasa Selimuti Langit Jatim
Masyarakat tidak boleh beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Semeru Mengamuk Minggu Malam, Kolom Abu Raksasa Selimuti Langit Jatim
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi Sore Ini, Awan Panas Meluncur 5 Kilometer ke Arah Besuk Kobokan
Selain itu, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah untuk menghindari bahaya lontaran batu pijar
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Gunung Semeru Erupsi Sore Ini, Awan Panas Meluncur 5 Kilometer ke Arah Besuk Kobokan
Indonesia
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Dua orang tersebut dari keterangan rekannya yang turun nekat naik ke Gunung Merapi. Padahal sudah jelas dilarang naik Gunung Merapi berstatus siaga III.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Indonesia
Alarm dari Puncak Abadi Para Dewa! Gunung Semeru Enam Kali Erupsi Sejak Semalam, Tinggi Letusan Capai 1,2 Km
Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru
Angga Yudha Pratama - Minggu, 21 Desember 2025
Alarm dari Puncak Abadi Para Dewa! Gunung Semeru Enam Kali Erupsi Sejak Semalam, Tinggi Letusan Capai 1,2 Km
Indonesia
BMKG Kirim Sinyal Bahaya, Pendakian Semeru Ditutup Tanpa Batas Waktu yang Jelas
Balai Besar TNBTS menekankan bahwa semua calon pengunjung harus mematuhi keputusan yang telah dibuat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Desember 2025
BMKG Kirim Sinyal Bahaya, Pendakian Semeru Ditutup Tanpa Batas Waktu yang Jelas
Indonesia
Semeru Masih Terus Erupsi, Hari Ini 16 Kali Batuk Letusan Tertinggi 4,7 KM
Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, masih terus mengalami erupsi hingga hari ini.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Desember 2025
Semeru Masih Terus Erupsi, Hari Ini 16 Kali Batuk Letusan Tertinggi 4,7 KM
Indonesia
Tambang Pasir DAS Semeru Dibuka Lagi Pasca-Erupsi, Jam Operasional Dibatasi
Pembukaan kembali kawasan penambangan pasir Semeru tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 300.2.1/1/427.76/2025 yang diteken Bupati Lumajang, Indah Amperawati.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Desember 2025
Tambang Pasir DAS Semeru Dibuka Lagi Pasca-Erupsi, Jam Operasional Dibatasi
Indonesia
Status Tanggap Darurat Tinggal Sehari, Gunung Semeru Erupsi Lagi
Sehari jelang status tanggap darurat erupsi Semeru berakhir, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu kembali erupsi setinggi 900 meter di atas puncak.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Desember 2025
Status Tanggap Darurat Tinggal Sehari, Gunung Semeru Erupsi Lagi
Indonesia
Bupati Lumajang Perpanjang Status Tanggap Darurat Erupsi Gunung Semeru hingga 2 Desember
"Perpanjangan status tanggap darurat berlaku selama tujuh hari, terhitung mulai 26 November hingga 2 Desember 2025," katanya.
Frengky Aruan - Selasa, 25 November 2025
Bupati Lumajang Perpanjang Status Tanggap Darurat Erupsi Gunung Semeru hingga 2 Desember
Indonesia
PVMBG Larang Masyarakat Beraktivitas Radius 20 Kilometer dari Puncak Semeru, Petugas Catat 44 Kali Gempa Letusan Selama 6 Jam Terakhir
Aktivitas kegempaan Gunung Semeru menunjukkan peningkatan signifikan
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 November 2025
PVMBG Larang Masyarakat Beraktivitas Radius 20 Kilometer dari Puncak Semeru, Petugas Catat 44 Kali Gempa Letusan Selama 6 Jam Terakhir
Bagikan