MerahPutih.com - Erupsi Gunung Semeru dan hujan deras yang terjadi selama beberapa hari terakhir memicu bencana lahar dingin di Sungai Regoyo, Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Bahkan, bencana lahar dingin ini sampai menewaskan seorang siswi yang sebelumnya terseret banjir lahar hujan Semeru saat hendak berangkat sekolah pada Senin (23/2) lalu. Hingga kini masih banyak pelajar yang tetap menyebarangi jalur Sungai Regoyo itu.
"Peristiwa terseretnya bocah SD bersama ayahnya saat melintas di Sungai Regoyo itu menjadi perhatian serius," kata Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto dalam keterangannya, di Lumajang, Kamis (26/2).
Baca juga:
Semeru 5 Kali Erupsi dan Luncuran 3 Awan Panas, Besuk Kobokan Area Paling Rawan
Sungai Regoyo Akses Terdekat ke Sekolah
Untuk itu, aparat Kepolisian Resor Lumajang diterjunkan ke lokasi untuk membantu menyeberangkan para pelajar dan warga lainnya melalui derasnya aliran lahar dingin di Sungai Regoyo.
"Tiga personel Polsek Candipuro bergantian menggendong siswa SD Negeri 03 Jugosari asal Dusun Sumberlangsep saat menyeberangi sungai demi masuk sekolah," tuturnya, dikutip Antara.
Suprapto menjelaskan para pelajar dan warga terpaksa melintasi Sungai Regoyo karena satu-satunya akses jalan yang lebih cepat untuk menuju sekolah, sedangkan arus lahar dingin Semeru masih cukup deras akibat tingginya intensitas hujan di kawasan hulu.
"Personel Polsek Candipuro juga sigap menolong warga yang hendak melintas untuk beraktivitas dengan menuntun pejalan kaki satu per satu agar tetap seimbang," imbuhnya.
Baca juga:
Semeru Mengamuk Minggu Malam, Kolom Abu Raksasa Selimuti Langit Jatim
Motor Ikut Nekat Menembus Sungai Regoyo
Untuk pengendara sepeda motor yang melintas di Sungai Regoyo tersebut dibantu dengan cara didorong bersama-sama guna menghindari risiko tergelincir dan terseret arus lahar dingin yang cukup deras.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama saat curah hujan tinggi. Apabila kondisi sungai tidak memungkinkan untuk dilintasi, diharapkan menunda aktivitas demi keselamatan bersama," tandasnya. (*)

