Gunung Karangetang Luncurkan Lava Pijar dan Bunyi Gemuruh

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Gunung Karangetang Luncurkan Lava Pijar dan Bunyi Gemuruh

Gunung Karangetang di Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu (1/4/2026). ANTARA/HO-Badan Geologi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara meluncurkan lava pijar disertai bunyi gemuruh pada Rabu (1/4).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Lana Saria menyatakan, pengamatan visual menunjukkan adanya asap putih dengan intensitas tipis hingga tebal di area puncak kawah.

"Visual pagi ini tampak asap putih tebal di puncak kanan, sementara di puncak kiri terlihat asap putih tipis hingga tebal yang disertai dengan terdengarnya bunyi gemuruh berskala sedang," kata

Lana menjelaskan, aktivitas luncuran lava terpantau sesekali keluar dari puncak kiri (kawah dua) yang kemudian menabrak dinding pembatas antara kawah kiri dan kanan atau kawah utama.

Baca juga:

2 Kapal Pertamina Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz, Begini Penjelasan Kementerian ESDM

Fenomena tersebut ditandai dengan munculnya kepulan asap putih yang memanjang di area tubuh gunung api, sebagai dampak dari guguran material lava yang menyentuh lereng gunung.

Meski terjadi luncuran lava, pihak Badan Geologi melaporkan bahwa hingga saat ini ujung aliran lava pada jarak sekitar 1.200 meter dari puncak tidak menunjukkan adanya aktivitas yang signifikan secara visual.

Badan Geologi terus melakukan pemantauan intensif terhadap fluktuasi kegempaan dan aktivitas permukaan guna mengantisipasi potensi ancaman bahaya bagi masyarakat yang bermukim di sekitar lereng Gunung Karangetang.

"Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi rekomendasi radius aman yang telah ditetapkan, serta tidak melakukan aktivitas di area pemukiman yang masuk dalam zona rawan aliran lava dan awan panas," katanya. (*)

#ESDM #Gunung Berapi #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya risiko gangguan pasokan (supply disruption risk).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Indonesia
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Keputusan tersebut diambil di tengah dinamika harga minyak dunia yang terus dipantau pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Bagikan