Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Warga Non-KTP DKI Bisa Ikut Mudik Gratis 2026, Simak Cara Daftar hingga Ketentuannya

Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 26 Februari 2026

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menyelenggarakan program Mudik Gratis 2026. Pendaftaran program ini telah dibuka sejak 22 Februari 2026 melalui sistem daring.

Tahun ini, jumlah armada yang disediakan meningkat signifikan. Untuk arus mudik, Pemprov DKI menyiapkan 366 bus, naik dibandingkan tahun 2025 yang sebanyak 293 bus.

Sementara untuk arus balik, tersedia 295 bus dari 20 daerah tujuan dengan total kuota mencapai 11.800 penumpang, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebanyak 228 bus.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi mudikgratis.jakarta.go.id dengan melampirkan KTP dan Kartu Keluarga (KK). Setiap satu KK maksimal dapat mendaftarkan empat peserta.

Baca juga:

Daftar Mudik Gratis Kemenhub Mulai 1 Maret 2026, Ini Tujuan dan Kuotanya

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Emanuel Kristanto, menegaskan bahwa program ini tetap memprioritaskan warga ber-KTP DKI Jakarta, namun tidak menutup kemungkinan bagi pemilik KTP non-DKI untuk ikut serta.

“Diprioritaskan KTP DKI. Tapi, kami tidak menutup kemungkinan jika memang ada masyarakat yang memiliki KTP non-DKI, tetap akan kami layani,” kata Emanuel kepada wartawan, Rabu (25/2).

Untuk menghindari kepadatan seperti tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran dan verifikasi dibagi dalam tiga kluster berdasarkan daerah tujuan.

Baca juga:

Mudik Gratis Jakarta 2026 Diserbu Pendaftar, 3.000 Kursi Langsung Ludes

Kluster pertama meliputi tujuan Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap.

Kluster kedua meliputi Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan.

Kluster ketiga meliputi Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo.

Setelah proses verifikasi selesai, peserta akan diberangkatkan sesuai jadwal.

“Untuk penumpang, pemberangkatan dilakukan di Monas pada 17 Maret 2026. Sedangkan untuk sepeda motor diberangkatkan dari Terminal Pulogadung pada 16 Maret 2026,” ujar Emanuel. (Asp)

Baca Artikel Asli