MerahPutih.com - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan kerja di Solo, Jawa Tengah.
Muhadjir meninjau penataan kawasan kumuh di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Kamis (2/9).
Lokasi yang ditinjau di antaranya Rusunawa Semanggi, dan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di eks tempat prostitusi Silir yang sekarang berubah menjadi Hak Pakai (HP) 01.
Baca Juga:
Gibran Terbitkan Aturan Bolehkan PTM hingga Pembukaan Tempat Wisata
Saat meninjau Rusunawa Semanggi, Muhadjir yang didampingi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka didatangi penghuni rusunawa yang khawatir tempat tinggalnya bakal dirobohkan, karena dianggap sudah tidak layak huni dan akan dibangun ulang.
"Pak Muhadjir rumah saya (Rusunawa Semanggi) mau dirobohkan (Gibran). Nanti saya tinggal di mana selama dibangun ulang," kata Supardi (54).
Ia berharap segera ada kepastian dari Pemkot Solo terkait nasib 200 warga penghuni 2 twin block Rusunawa Semanggi. Kepastian yang dimaksud adalah terkait biaya sewa rumah lain selama rusunawa dirobohkan.
"Jangan sampai mendadak, kami juga butuh waktu untuk menyewa rumah. Harapannya pembangunan rusunawa bisa selesai tepat waktu," katanya
Menanggapi keluhan warga penghuni Rusunawa Semanggi tersebut, Muhadjir meminta warga tetap tenang karena program Wali Kota Solo ini baik.
"Saya mendukung upaya pembangunan ulang Rusunawa Semanggi dan merobohkan bangunan lama. Bangunan ini sudah lama, perlu dibangun ulang," kata Muhadjir.
Baca Juga:
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ini menilai, kondisi Rusunawa Semanggi kondisinya memang memprihatinkan. Dengan kondisi ini sudah selayaknya dibangun ulang agar aman ditempati.
"Rencana Wali Kota (Gibran) membangun ulang rusunawa ini sangat baik. Ini demi keselamatan penghuni," kata dia.
Ia mengatakan, program penataan kawasan kumuh di Solo bisa dijadikan percontohan Program Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di daerah lain. Untuk di Solo, penataan kawasan kumuh ada di kawasan Semanggi sudah baik. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga:
ASN Protes Tunjangannya Dipotong, Gibran: Sudah Saya Selesaikan