Merahputih.com - Meksiko sukses mengakhiri penantian panjang selama empat dekade melalui kemenangan krusial dua gol tanpa balas atas Ekuador pada laga babak gugur Piala Dunia 2026.
Pasukan Javier Aguirre langsung mengambil kendali permainan sejak menit awal babak pertama bergulir. Dua gol kemenangan bersarang ke gawang Ekuador dalam kurun waktu sembilan menit melalui eksekusi menawan Julian Quinones dan Raul Jimenez.
Sudah sekitar 40 tahun sejak terakhir kali melihat Azteca seperti ini,
pelatih Meksiko, Javier Aguirre.
Runtuhnya Dominasi Conmebol dan Rekor Pertahanan Baja
Baca juga:
Inggris dan RD Kongo Wajib Waspada! Meksiko Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kebobolan
Kemenangan ini membawa makna mendalam bagi publik sepak bola Meksiko setelah mengalami tujuh kegagalan beruntun pada fase gugur pertama.
Hasil manis ini sekaligus mencatatkan sejarah baru dalam peta persaingan sepak bola global antar-konfederasi. Skuad El Tri sukses mematahkan dominasi tim-tim Amerika Selatan atas zona mereka.
Catatan rekor impresif dari pertandingan Meksiko melawan Ekuador:
-
Durasi Penantian: Meksiko meraih kemenangan fase gugur pertama dalam 40 tahun terakhir sejak Piala Dunia 1986.
-
Skor Akhir Laga: Unggul 2-0 atas Ekuador di Estadio Azteca melalui gol pada babak pertama.
-
Pencetak Gol: Julian Quinones (gol ketiga turnamen) dan Raul Jimenez (gol kedua turnamen, total 47 gol bersama timnas).
-
Rekor Raul Jimenez: Melewati catatan gol Jared Borgetti, kini terpaut 5 gol dari rekor top skor sepanjang masa milik Javier "Chicharito" Hernandez.
-
Statistik Kandang El Tri: Meksiko hanya kalah 2 kali dari 89 laga kompetitif di Estadio Azteca, mengemas 70 kemenangan, serta tidak terkalahkan dalam 10 laga Piala Dunia di Meksiko City.
-
Sejarah Konfederasi: Meksiko menjadi tim Concacaf pertama mampu menyingkirkan wakil Conmebol di babak gugur Piala Dunia.
-
Rekor Tanpa Kebobolan: Menjadi tim keempat sepanjang sejarah Piala Dunia memenangkan empat laga pertama tanpa kebobolan satu gol pun.
Petaka Aturan Baru bagi Ekuador
Bagi Ekuador, kekalahan ini menjadi akhir tragis setelah sempat mengejutkan publik lewat kemenangan atas Jerman pada fase grup.
Upaya mengejar ketertinggalan pada babak kedua selalu kandas akibat disiplin tinggi lini belakang tuan rumah. Penderitaan tim tamu bertambah usai bek andalan Piero Hincapie menerima kartu merah langsung pada masa injury time.
Piero Hincapie harus keluar lapangan akibat melanggar regulasi baru mengenai larangan menutup mulut saat berbicara dengan perangkat pertandingan atau pemain lawan.
Baca juga:
Javier Aguirre memuji kedewasaan bermain anak asuhnya dalam menghadapi tekanan bertubi-tubi menjelang laga berakhir.
“Babak pertama sangat mendekati performa sempurna tujuan kami. Pada babak kedua, pemain tahu cara bertahan dan menyesuaikan diri terhadap tekanan,” tutur Javier Aguirre mengevaluasi jalannya pertandingan.
Meksiko kini bersiap melanjutkan misi menembus babak delapan besar pada hari Minggu mendatang di tempat sama. Calon lawan skuad El Tri adalah pemenang antara laga Inggris melawan Kongo DR.