Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite

Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026

MERAHPUTIH.COM - WAKIL Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A Sinaga alias Bro Ron buka merespons temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berupa uang Rp 3,5 miliar dari Ahmad Ali. Bro Ron menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.

Diketahui, sebelum masuk PSI, Ahmad Ali ialah politisi Nasdem. Uang tersebut diduga berasal dari gratifikasi batu bara di Kukar. Ahmad Ali saat ini menjadi kader PSI yang menjabat ketua harian DPP PSI.

“Ya, sepengetahuan saya, itu merupakan kasus yang berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI,” ujar Bro Ron setelah bertemu Presiden Ketujuh Jokowi di Solo, Jumat (11/9).

Ia mengatakan, jika kasus tersebut terjadi sebelum Ahmad masuk PSI, pihaknya tidak perlu berkomentar. Dia memilih fokus mengurusi partai. “Jadi kalau itu terjadi sebelum masa masuk PSI, saya tidak perlu berkomentar,” tegasnya.

Baca juga:

KPK Periksa Ahmad Ali, Dalami Jasa Pengamanan dan Aliran Uang Batu Bara di Kukar




Ia menegaskan tidak pernah mengurusi soal elite. Selama ini hanya mengurusi akar rumput dan struktur PSI. “Saya tidak pernah urusan soal elite. Selama ini yang saya urus akar rumput dan struktur. Soal elite pimpinan lain yang urus,” pungkasnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 3,5 miliar dari rumah Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali. Uang itu diduga berasal dari penerimaan gratifikasi per metrik ton batu bara yang menjerat mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari.

“Penyitaan-penyitaan yang sudah dilakukan penyidik semuanya dengan keyakinan bahwa uang-uang yang disita tersebut menjadi bagian barang bukti yang dibutuhkan untuk membuat terang dari perkara ini sehingga dengan dugaan uang-uang tersebut memang diduga terkait ataupun uang tersebut bersumber dari dugaan gratifikasi per metrik ton batu bara tersebut," ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta belum lama ini.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK

Baca Artikel Asli