Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia

Synchronize Festival kembali gelar pertunjukan spesial. (foto: dok/synchronize fest)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mengangkat tema 'IT'S NOT JUST A FESTIVAL, IT'S A MOVEMENT', Synchronize Fest kembali membawa semangat yang telah menjadi bagian dari perjalanan festival sejak penyelenggaraan pertamanya.

Pada edisi ke-11, berbagai gagasan lama dipertemukan dengan konteks baru. Perjalanan musik Indonesia dirayakan melalui ruang yang menyenangkan sekaligus menjadi tempat bertemunya berbagai generasi.

Babak baru Synchronize Fest tersebut akan berlangsung pada 16, 17, dan 18 Oktober 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta.

Special Show dengan Cerita dari Berbagai Era

Gagasan tersebut salah satunya diterjemahkan melalui deretan special show yang disiapkan untuk edisi ke-11.

Synchronize Fest tidak hanya menyusun nama-nama musisi untuk tampil di atas panggung. Festival ini juga menghadirkan cerita yang mewakili berbagai periode, komunitas, serta perjalanan musik Indonesia.

Nostalgia menjadi bagian dari pertunjukan, tetapi bukan satu-satunya tujuan. Setiap penampilan ditempatkan dalam konteks waktu dan ruang yang dapat membuka percakapan menuju masa depan.

Kami berusaha untuk memetakan supaya ini semua jadi seimbang, semua pelan-pelan terwakili. Setiap orang memiliki ruang masing-masing, core memory, yang bisa dinikmati di Synchronize Fest,

Artist & Repertoire Synchronize Fest, David Tarigan.

Para penampil juga hadir dengan gagasan dan konsep masing-masing. Dalam hal ini, Synchronize Fest berperan sebagai ruang pertemuan sekaligus jembatan untuk mewujudkan berbagai ide yang ingin disampaikan para musisi kepada penonton.

Baca juga:

Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan

Geisha hingga Project Pop Hadir dengan Cerita Masing-Masing

Salah satu special show yang disiapkan adalah Geisha A Retrospective Journey.

Momo akan kembali berada satu panggung dengan Roby, Aan, Dhan, dan Nard, serta tampil bersama Regina. Pertunjukan ini mempertemukan dua fase perjalanan Geisha dalam satu panggung sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan kelompok tersebut melalui formasi lintas periode.

Pijar juga akan kembali berkumpul setelah melalui proses panjang selama beberapa tahun.

Sementara itu, Indonesian Girl Group menghadirkan pertemuan Chibi Chibi, G String, Princesstale, Super Girlies, dan 7icons dengan Agatha Pricilla, Febby Rastanty, Ify Alyssa, serta Sivia. Jebung akan mengisi bagian musik dalam pertunjukan tersebut.

Kolaborasi ini mempertemukan kembali sejumlah nama dari ekosistem girl group Indonesia era 2000-an dalam satu panggung.

Perayaan perjalanan panjang juga hadir melalui Project Pop yang akan menandai 30 tahun kiprahnya.

Maliq & D’Essentials akan berkolaborasi dengan Jakarta Movin dalam Konser Musikal Senja Teduh Pelita, sementara Perunggu akan membawakan materi dari album Dalam Dinamika.

Synchronize Fest juga menghadirkan The Best of 80's Indonesian Pop Kreatif. Pertunjukan ini melibatkan Ardhito Pramono, Isyana Sarasvati, Teddy Adhitya, Teza Sumendra, Agatha Pricilla, Ify Alyssa, dan Sivia, dengan aransemen musik oleh Nikita Dompas.

Warisan Warkop DKI hingga Kekuatan Komunitas

Cerita dari ranah hiburan juga hadir melalui Tribute to Warkop DKI.

Indro Warkop, GJLS, Duo Bahlul, dan Orkes Nunung CS akan membawa kembali warisan Warkop DKI melalui sebuah pertunjukan yang tidak hanya merujuk pada film dan komedi, tetapi juga lagu-lagu yang menjadi bagian dari karya kelompok tersebut.

Selain mengangkat perjalanan para musisi dan nama-nama dari berbagai era, Synchronize Fest turut memberi ruang bagi kekuatan kolektif yang selama ini tumbuh dari akar rumput.

Sejumlah komunitas dan kolektif musik akan membawa konsep pertunjukan khusus ke edisi ke-11 sebagai bagian dari gambaran luas mengenai perkembangan musik Indonesia.

Dari skena reggae, hadir Reggae Gang yang mempertemukan musisi dari berbagai tongkrongan, yakni Day Afternoon, Dhyo Haw, Momonon, Sejedewe, Uncle Djink & Fahmi Aziz, serta Varid Putra Mbah Surip.

Dari generasi yang lebih baru, kolektif hipdut ANTINRML juga akan tampil dengan formasi Jemsii, Naykilla, Tenxi, Suisei, Ryo, Josua Natanael, Dia, Anangga, Naufal Syachreza, Riku, Yung Caters, dan Bboogie.

Kehadiran mereka membawa energi generasi baru dalam ekosistem musik yang terus berkembang.

Baca juga:

8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026

Emo Revival hingga Musik dari Timur Indonesia

Synchronize Fest 2026 juga menghadirkan Emo Revival, yang mempertemukan sejumlah nama yang mewakili perjalanan musik emo dari generasi 2000-an.

Nama-nama yang terlibat antara lain Alone At Last, Friends Of Mine, Killed By Butterfly (2006 Era), Killing Me Inside Re, Side-B (Thirteen 2009 Era), dan And The Side Project.

Dari Indonesia Timur, Synchronize Fest menghadirkan Timur Basudara, sebuah pertunjukan kolektif yang mempertemukan sejumlah musisi dari kawasan tersebut.

Anadok, Bringin Home, Dj Desa, Ecko Show, Fahmy Fay, Faris Adam, Jacson Zeran, Silet Open Up, Toton Caribo, dan Vendetta Rap akan membawa warna serta karakter musik dari Timur Indonesia ke panggung festival.

Lintas Generasi Bertemu di Synchronize Fest 2026

Seluruh penampil dalam deretan special show tersebut akan membawa konsep masing-masing untuk dipertemukan dengan warga-wargi Synchronize Fest pada Oktober 2026.

Beragam era, genre, komunitas, dan cerita kemudian bertemu dalam satu ruang. Synchronize Fest menempatkan festival bukan hanya sebagai tempat untuk menonton pertunjukan, tetapi juga sebagai ruang untuk merayakan perjalanan musik Indonesia. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Synchronize Fest #Festival Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Bagikan