Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo

Dwi AstariniDwi Astarini - 1 jam, 18 menit lalu
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo

Warga di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo demo menolak sterilisasi parkir oleh Dishub Solo, Rabu (30/9). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEBANYAK 56 juru parkir yang beroperasi di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo terancam kehilangan pekerjaan. Mereka melakukan aksi demo damai memasang spanduk. Hal itu dilakukan atas kebijakan Dinas Perhubungan (Dishub) Solo yang mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.

Berdasarkan pemantauan di lokasi, spanduk tersebut terpasang dii Jl Mentawai bertuliskan 'Penolakan Adanya Sterilisasi Parkir di Timur Masjid Sheikh Zayed Surakarta’, ‘Demi Mengamankan Jabatan Rela Merampas Lahan Pangan Rakyat Kecil’, ‘Sing Ameh Ngopeni Keluargaku Sopo?’, dan ‘Warga RW 13 Menolak Steril Parkir’.

Ketua Paguyuban Parkir Zayed wilayah setempat Lanyono mengatakan wacana sterilisasi parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo membuat resah masyarakat setempat yang bekerja sebagai jukir.

Hal itu diungkapkan pada 29 September 2026 sehingga warga sepakat untuk melakukan aksi protes guna menolak kebijakan tersebut.

“Kami memprotes kebijakan tersebut. Sterilisasi parkir dari Dinas Perhubungan karena akan membuat jukir kehilangan pekerjaan,” kata Lanyono, Rabu (30/9).

Baca juga:

Rayakan Hari Kemerdekaan ke-53 UEA, Masjid Zayed Solo Siapkan Pesta Kembang Api



Ia mengatakan, dalam aksi ini, warga meminta sterilisasi itu dibatalkan karena warga banyak yang hidup sebagai jukir.

“Kami ini kan warga yang terdampak, dulu dari pihak Masjid Zayed kan juga menyatakan semua kembali ke masyarakat. Ini kan paguyuban warga, bukan ormas,” tegas Lanyono.

Warga RW 13 yang berhimpun dalam paguyuban terkait sepakat meminta pemerintah membatalkan kebijakan tersebut. Jika tidak, dampaknya akan dirasakan langsung oleh 56 kepala keluarga yang selama ini terbantu karena aktivitas parkir di Jl Mentawai 1 itu. “Di sini ada 56 juru parkir yang semuanya warga di sini. Kalau steril akan banyak penghasilan hilang, selain itu rezeki kami mati,” papar dia.

Ia meminta pemerintah kota mempertimbangkan berbagai hal positif yang muncul seiring adanya parkir di timur Masjid Zayed itu menimbang seluruh jukir dan pengelola serta paguyuban tidak pernah melakukan pelanggaran parkir seperti kawasan parkir lain yang sempat jadi sorotan.

“Banyak PKL dan UMKM juga jualan disini. Selama ini kami dapat izin, untuk parkir insidental dan area parkir di sini selalu tertib,” tegas Lanyono.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Surakarta menertibkan parkir di sejumlah area sekitar Masjid Zayed, salah satunya seperti di barat masjid yang sempat melakukan tarikan retribusi di luar ketentuan. Wali Kota Surakarta Respati Ardi bersama Dinas Perhubungan dan jajaran yang lain juga sempat mengumpulkan para juru parkir dan pengelola di timur Masjid Zayed saat menyampaikan wacana sterilisasi parkir belum lama ini.

“Terkait dengan kebijakan ini ternyata kan ada penolakan dari warga, jadi ya sementara kita tunda dulu kita carikan solusi terbaiknya dulu. Akan kita laporkan dulu ke Pak Wali,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Taufiq Muhammad.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Lalu Lintas Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed Naik 65,06 Jelang Natal dan Tahun Baru



#Solo #Juru Parkir #Masjid Zayed
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - 1 jam, 18 menit lalu
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Bagikan