MERAHPUTIH.COM - JALAN amles terjadi di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tepatnya di dekat Gang Empang, depan Bengkel Alpino Knalpot. Pemerintah tengah pemperbaiki sinkhole tersebut agar tidak mengganggu aktivitas warga. Perbaikan permanen dijadwalkan dimulai pada Jumat malam agar tidak memperparah kemacetan di jam sibuk. Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta akan mengganti konstruksi saluran lama dengan box culvert beton selebar 2 meter sepanjang 16 meter.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan wilayah yang berpotensi mengalami jalan ambles tak hanya di Jalan Lenteng Agung. Dengan kondisi yang sama, jalan ambles juga bisa terjadi di wilayah lain.
Hal yang menjadi catatan saya, mungkin saja terjadi sinkhole itu bukan hanya di daerah-daerah itu. Karena ini rembesan air yang kita enggak tahu, wallahualam akan terjadi di Jakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno
Rano mengakui kapasitas dan jumlah petugas di lapangan belum cukup memadai untuk memantau kondisi infrastruktur yang sudah harus ditangani. Oleh sebab itu, ia berterima kasih kepada warga yang ikut membantu menginformasikan peristiwa tersebut.
Baca juga:
Box Culvert Beton Gantikan Saluran Lama Jalan Ambles di Lenteng Agung
Lebih jauh, Rano menekankan Pemprov DKI telah melakukan penanganan sementara sejak peristiwa itu terjadi. Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah diperintahkan menutup saluran air menggunakan pelat baja, sebelum dilakukan perbaikan permanen.
"Makanya sinkhole kemarin dari malam saya sudah hubungi dinas sumber daya air untuk segera menangani itu. Cuma memang begitu dilihat, ini memerlukan alat berat karena enggak mungkin tidak dikeruk," tutur Rano.
"Tapi alhamdulillah hari ini tidak sempurna, tapi minimal bisa menambah frekuensi perjalanan tidak menjadi semakin kecil karena kita tutup dengan dengan plat baja, itu, itu membantu perjalanan," lanjutnya.
Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok, Jakarta Selatan, ambles pada Kamis (28/5), menyebabkan kemacetan parah di kawasan tersebut. Dua lajur jalan di dekat Gang Empang, depan Bengkel Alpino Knalpot, tak dapat dilintasi kendaraan. Akibatnya, kemacetan mengular karena arus kendaraan menuju Universitas Indonesia (UI) dan Depok tersendat akibat penyempitan jalan. Pemprov DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
Untuk sementara, satu lajur paling kanan masih dibuka untuk kendaraan roda dua. Sementara itu, kendaraan roda empat tujuan Depok dialihkan untuk putar balik di Perlintasan Kereta Api Universitas Pancasila.
Kendaraan roda empat kemudian diarahkan melalui Jalan Lenteng Agung Barat, Jalan Kahfi II, Jalan Tanah Baru hingga menuju Depok Sawangan. Di lain hal, kendaraan bertonase besar dialihkan dari Simpang TB Simatupang menuju Tol Depok-Antasari atau melalui Jalan Raya Bogor dan Tol Jagorawi.(Asp)
Baca juga:
Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Pemprov DKI Ungkap Penyebab hingga Imbauan Jalur Alternatif