Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Wagub DKI: Okupansi Tempat Tidur Pasien COVID-19 Sebesar 79 Persen

Zulfikar Sy - Selasa, 02 Februari 2021

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyebut tingkat okupansi tempat tidur perawatan pasien terpapar COVID-19 saat ini sudah mencapai 79 persen.

Rinciannya, total tempat tidur COVID-19 yang dimiliki Pemprov sekarang ini berjumlah 8.074. Kemudian yang sudah terpakai merawat pasien mencapai 6.364 tempat tidur.

Bila dihitung, sisa ketersediaan tempat tidur perawatan pasien virus corona jumlahnya 1.710.

Baca Juga:

Lebih dari 1.000 Penyintas COVID-19 di DKI Donorkan Plasma Konvalesen

"Jadi totalnya okupansi 79 persen tempat tidur," ungkap Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Jakarta, Selasa (2/2).

Sedangkan keterpakaian tempat tidur intensive care unit (ICU) sebesar 80 persen. Jumlah ICU yang dipunya Pemprov DKI kini ada 1.121 tempat tidur, yang telah dihuni oleh pasien corona sebanyak 893 ICU.

"Ada penambahan dari sebelumnya 907 tempat tidur ICU," jelasnya.

Sejumlah tenaga kesehatan yang dinyatakan positif COVID-19 diantar rekannya menuju tempat isolasi di RSD Wisma Atlet, Selasa (26/1/2021). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj)
Sejumlah tenaga kesehatan yang dinyatakan positif COVID-19 diantar rekannya menuju tempat isolasi di RSD Wisma Atlet, Selasa (26/1/2021). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj)

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini mengungkapkan, 24 persen tempat tidur pasien COVID-19 diisi oleh warga luar Jakarta. Dengan begitu, sebanyak 76 persen penghuni tempat tidur perawatan COVID-19 dan ICU dipakai warga DKI.

"Begitu juga pemakaman diisi dari non-Jakarta kurang lebih 20 persen," ungkap dia.

Baca Juga:

896.530 Warga Berhasil Sembuh dari COVID-19

Riza mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga Jakarta dan warga non-DKI dalam penanganan COVID-19 ini.

Riza mengaku, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta Pemprov DKI untuk menambah kapasitas tempat tidur perawatan di rumah sakit rujukan COVID-19 sebesar 40 persen.

"Kami terus mengupayakan ke depan kami akan tambah lagi jumlah RS begitu juga hotel, isolasi mandiri," ungkapnya. (Asp)

Baca Juga:

DKI Keluhkan Pendataan Vaksinasi COVID-19 Kemenkes

Baca Artikel Asli