Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Vaksinasi Corona Lansia Dimulai, Wali Kota Solo Jadi Sasaran Pertama

Andika Pratama - Kamis, 11 Februari 2021

MerahPutih.com - Vaksinasi corona Sinovac untuk lanjut usia (lansia) di Solo, Jawa Tengah, dimulai pada Kamis (11/2).

Sasaran lansia pertama menyasar Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Sementara itu, vaksinasi di Solo bagi awak media baru tahap dilakukan pendataan oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo.

Baca Juga

Menkes Minta KPK Kawal Pengadaan Vaksin COVID-19

Ia mengatakan, vaksinasi COVID-19 di Solo bagi lansia mulai berjalan. Ia mengaku mendapatkan giliran pertama bagi lansia yang mendapatkan vaksin.

"Vaksinasi lansia tahap pertama di Solo sudah dimulai dari sebelumnya vaksinasi menyasar nakes dan 11 tokoh di Solo pada 14 Januari lalu," ujar Rudy saat ditemui di RSUD Bung Karno, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Kamis (11/2).

Rudy mengaku tidak ada persiapan khusus sebelum dilakukan penyuntikan vaksin corona. Ia cukup menjaga kesehatan dengan bangun tidur pukul 00.00 WIB dan bangun pukul 03.30 WIB.

"Saya mendapatkan kabar untuk vaksinasi dari Kepala DKK Solo (Siti Wahyuningsih), Rabu kemarin," kata dia.

Vaksinasi Corona lansia dimulai dengan menyasar Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Kamis (11/2). (MP/Ismail)

Vaksinasi Corona lansia dimulai dengan menyasar Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Kamis (11/2). (MP/Ismail)

Rudy menegaskan vaksinasi corona lansia memang diharuskan karen masuk kategori rawan terpapar Corona. Ia yang akan genap berusia 61 tahun sangat bersyukur mendapatkan vaksin Sinovac.

"Rasanya biasa habis disuntik. Saya menyambut baik vaksinasi bagi lansia di Solo. Harapannya lansia lainnya tidak takut disuntik," ucap dia.

Disinggung kehadiran Rudy tidak dudampingi Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo mengingat keduanya masuk lansia, Rudy menjelaskan Pak Purnomo tidak berkenan disuntik.

"Beliau (Purnomo) nggak kerso (mau). Habis ini semua wartawan di Solo dan tokoh agama harus divaksin, saya sudah minta DKK untuk melakukan pendataan," papar dia.

Kepala DKK Solo Siti Wahyuningsih menambahkan, untuk nakes lansia diprioritaskan yang berusia 60-70 tahun. Sedangkan nakes lansia usia 70 tahun, diperlukan kajian terlebih dulu, sesuai rekomendasi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).

"Belum semua lansia dapat vaksin Corona karena vaksin yang didapat dari Dinkes Provinsi masih separo. Kami bagi lansia dan nakes, semuanya pasti dapat vaksin corona secara bertahap," terang Ning sapaan akrabnya.

Ia menambahkan sekitar 10 persen dari 9.000 nakes yang masuk kategori lansia.Dari jumlah tersebut, sebagian di antaranya tidak aktif bekerja rutin dalam melayani masyarakat. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Jokowi Perintahkan Pemda Siapkan Lapangan Buat Vaksinasi COVID-19

Baca Artikel Asli