MerahPutih.com - PT TransJakarta mengoperasikan rute 10 F menggunakan armada minitrans melayani warga yang hendak bepergian menggunakan kereta Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta melalui stasiun pegangsaan.
Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta , Nadia Diposanjoyo mengatakan bahwa rute baru Non-BRT ini disiapkan untuk integrasi antarmoda bagi warga DKI. Apalagi dengan adanya rute ini masyarakat dengan mudah terintegrasi transportasi LRT.
Baca Juga
Ikuti Instruksi Gubernur Anies, TransJakarta Tambah Bus Sedang
Menggunakan bus minitrans, rute 10F akan terintegrasi dengan bus Transjakarta jurusan lain yaitu JAK 59 (Rawamangun-Rawasengon), JAK 60 (Kelapa Gading-Rusun Kemayoran), JAK 61 (Pulo Gadung-Cempaka Putih via Kelapa Gading), JAK 24 (Senen-Pulo Gadung via Kelapa Gading), 10 (Tj Priok-PGC 2), 10D (Tj. Priok-Kp.Rambutan).
Kemudian L10 (Tj Priok - PGC 2 via tol Sunter), 12 (Penjaringan - Sunter Kelapa Gading), 12D (Rusun Sukapura-Sunter via Kelapa Gading), B12 (Summarecon Bekasi-Tj. Priok).
Baca Juga
LRT Stasiun Velodrome Resmi Terintegrasi dengan Transjakarta Halte Pemuda
Pelanggan rute 10 F kemudian dapat melanjutkan perjalanan menuju rumah atau tujuan lain menggunakan armada mikrotrans atau bahkan berpindah menuju bus BRT dari halte pegangsaan.
"Dengan armada sebanyak 5 bus Minitrans yang berkapasitas 30 orang akan tiba di halte setiap 10 menit," jelasnya di Jakarta, Rabu (23/10)
Demikian pula, pengguna LRT Jakarta yang tiba di Stasiun Pegangsaan Dua dapat melanjutkan perjalanan menuju Mall Artha Gading dan Mall of Indonesia dengan Minitrans 10F yang berhenti tepat di area penjemputan Stasiun Pegangsaan Dua.
Baca Juga
Mulai 1 Oktober, ETLE Diberlakukan di 12 Koridor Transjakarta
Warga pemukiman yang tinggal di area Kelapa Gading juga dapat menikmati fasilitas Rute 10F untuk menuju ke Stasiun Pegangsaan Dua. Rute 10F melewati perumahan sepanjang Jl. Boulevard Artha Gading hingga Jl. Raya Kelapa Nias, juga apartemen Gading Nias. (Asp)