Ini Cara agar Tidak Mengantuk Mengemudi ketika Berpuasa

Selasa, 19 April 2022 - Raden Yusuf Nayamenggala

MENGEMUDI di siang hari selama Ramadan berbeda dengan hari biasa. Kekurangan cairan tubuh dan pola tidur berubah bisa menimbulkan rasa kantuk di siang hari. Mengemudi ketika mengantuk tentu berbahaya karena meningkatkan risiko kecelakaan.

Meski demikian, kamu bisa menyiasatinya. Seperti disarankan Auto2000, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghindari rasa kantuk ketika harus mengemudi di Ramadan.

Baca Juga:

Tips Mobil Tampil Prima Saat Akan Mengaspal Mengobati Kangen Ngabuburide

Tips pertama yakni disiplin mengatur jam tidur. Kamu harus memaksakan diri membuat jadwal tidur tetap di malam hari, serta konsisten menjalaninya selama bulan puasa. Dengan begitu, kebutuhan kualitas dan kuantitas tidur terpenuhi.

Kurang tidur bisa menyebabkan tubuh merasa memiliki 'utang' tidur, sehingga mengantuk di siang hari. Usahakan tubuhmu untuk sering terpapar sinar matahari di siang hari untuk memperkuat jam biologis.

Berpuasa mengubah jam biologis tubuh. (Foto: pixabay/epicantus)

Kemudian, hindari cahaya dari layar gawai atau televisi sebelum tidur malam guna mencegah tubuhmu dari kelelahan. Selain itu, kamu juga wajib menjaga pola makan, karena diet yang seimbang bisa membuat tidur lebih baik dan pulas.

Tips yang kedua, hindari makan terlalu kenyang. Makan terlalu kenyang saat sahur bisa membuatmu mengantuk dan kembali tidur di pagi hari, sehingga malas melanjutkan aktivitas.

Sisa kantuk yang masih tertinggal bisa membuat refleks serta konsentrasi tubuh menurun, sehingga bisa berbahaya bila dipaksakan. Kemudian, kendalikan nafsu makan ketika berbuka puasa, terlebih ketika kamu masih harus melanjutkan perjalanan. Kamu tidak akan merasa nyaman apabila duduk di bangku pengemudi dengan perut kekenyangan. Serangan kantuk bisa terjadi kapanpun karena kadar gula darah dalam tubuh melonjak drastis.

Tips ketiga, perbanyak minum air putih untuk pengganti konsumsi di siang hari, dan menjaga tubuh tidak mudah lemas lantaran dehidrasi. Kemudian lakukan power nap atau tidur singkat pada siang hari, sekitar 20-30 menit untuk mengistirahatkan tubuh agar tetap segar.

Baca Juga:

Pentingnya Tune Up Mobil Setiap 10 Ribu Kilometer

Buka kaca mobil dan lakukan peregangan otot untuk mencegah kantuk (Foto: pixabay/skica911)

Jika masih tetap mengantuk, lanjutkan dengan tips keempat, yakni membuka kaca mobil dan melakukan peregangan otot. Udara luar yang masuk ke dalam kabin mobil akan membuat kamu merasa segar, sehingga rasa kantuk pun pergi.

Setelah itu, jangan lupa melakukan peregangan otot-otot yang kaku. Dari mulai menggerakan kepala secukupnya, menegakkan tubuh, hingga melakukan senam mata dengan melirik sisi kanan kiri. Aktivitas ini juga sekaligus membuat kamu mengecek spion secara berkala.

Tips kelima, jangan memaksakan diri untuk mengemudi ketika mengantuk. Ketika serangan kantuk telah sulit dihindari saat mengemudi mobil, segeralah menepi di tempat aman dan tidur sejenak. Memaksakan mengemudi mobil dengan kondisi tubuh lelah dan mengantuk, bisa memicu serangan microsleep. Meski hanya 2 detik, besar kemungkinan mobil kamu pindah jalur dan tidak sempat melakukan pengereman. (ryn)

Baca Juga:

Lexus Luncurkan Dua Mobil Baru di Jakarta Auto Week

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan